Bencana itu menimpa warga Ponorogo sejak Minggu (26/2), sore hari. Sebanyak 43 KK dengan total warga 139 iwa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Kini mereka mengungsi di gedung sekolah dan taman kanak-kanak desa setempat, sebagian lain memilih mengungsi di rumah-rumah kerabat.
Gubernur Khofifah menyatakan, bahwa Pemprov Jatim akan menyiapkan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) untuk membantu biaya pembangunan rumah bagi 43 KK yang terdampak. Dimana, nilainya sebesar Rp. 50 Juta untuk setiap rumah.
"Jadi jika lahan baru untuk relokasi warga sudah siap, insyaallah dari Pemprov siap untuk anggaran BTT nya. Sehingga, saat lahan siap, kita juga siap bangun. Dengan rincian satu unit rumahnya anggarannya Rp. 50 juta dengan total 43 unit rumah," kata Khoiffah.










