Gubernur Khofifah Apresiasi Dampak Positif Kolaborasi Pemprov Jatim dengan Kodam V Brawijaya

"Saat ini, angka kemiskinan ekstrem Jawa Timur lebih rendah daripada Jawa Barat maupun Jawa Tengah. Hal itu tentu karena kerjasama Babinsa yang memberikan efek cukup signifikan," tutur Khofifah.

Sementara itu, terkait permasalahan stunting di Jawa Timur juga membuahkan hasil yang membahagiakan. Pasalnya, terdapat penurunan angka stunting berkat asuhan langsung Pangdam V/Brawijaya beserta jajaran.

"Sekarang ini tingkat stunting kita ada di 19,2%, di bawah standar WHO yakni maksimal 20%. Ini salah satunya adalah karena program Pak Pangdam dan Dandim sebagai Bapak Asuh untuk anak-anak yang teridentifikasi stunting," jelasnya.

Sementara itu, untuk investasi, Khofifah mengungkapkan bahwa sejauh ini Jawa Timur telah menorehkan capaian tertinggi pada kurun waktu lima tahun terakhir. Mengingat, pada 2022, Jawa Timur jauh melampaui target investasi yang berdasarkan RPJMD adalah senilai Rp80 triliun, alhamdulillah kita bisa melampaui target yaitu 110,3 triliun.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: