Gubernur Khofifah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama untuk pelaksanaan bakti sosial kesehatan mata bertajuk 'Membuka Lentera Bawean' bertempat di Tower RSI A. Yani.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Peringatan 1 Abad NU bakal dimeriahkan dengan bakti sosial kesehatan mata berupa operasi katarak dan berbagi kacamata secara gratis yang digelar di Pulau Bawean.
Kegiatan yang diinisiasi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Yayasan Eyelink Foundation, Unusa, Komatda, IDI, dan Perdami, tersebut merupakan upaya mewujudkan komitmen "Indonesia Bebas Kebutaan".
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
Sabtu (4/2) pagi tadi, Gubernur Khofifah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama untuk pelaksanaan bakti sosial kesehatan mata bertajuk 'Membuka Lentera Bawean' bertempat di Tower RSI A. Yani.
Kesepakatan itu ditandatangani bersama Pembina Yayasan Eyelink Foundation dr. Uyik Unari, Pimpinan Yayasan RSI Surabaya Prof. M. Nuh, serta Ketua Panitia Penyelenggaran 1 Abad NU H. Ahmad Muhdlor.
Turut hadir dalam acara itu, Eyelink Foundation, serta sejumlah lembaga yang terlibat dalam baksos kesehatan mata ini. Antara lain Yarsis, Unusa, dan Dinas Kesehatan Jatim. Selain itu juga melibatkan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Jatim, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim, Komite Mata Daerah (Komatda), dan Arsinu.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah berharap bakti sosial kesehatan mata ini dapat menjadi sinar kehidupan bagi masyarakat untuk membaca dunia. Sebab, mata adalah salah satu organ penting bagi kehidupan manusia yang berfungsi untuk berinteraksi secara sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
"Kegiatan ini mengajak kita untuk memberikan sinar kehidupan bagi masyarakat untuk melihat dunia melalui membaca dan melihat dengan lebih baik lagi," terangnya.

Gubernur Khofifah yang juga Ketua PBNU itu meyakini momentum peringatan satu abad NU ini bisa menjadi take off NU menuju abad kedua melalui peningkatan daya saing berbagai bidang, di antaranya bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




