Acara Penghargaan Satu Abad NU di Teater Tanah Air, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (31/1/2023). Foto: Kompas
JOMBANG, BANGSAONLINE.com – Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, menjadi salah satu tokoh penerima penghargaan dari panitia 1 Abad NU dalam rangka 100 tahun NU. Penghargaan itu diberikan dalam acara Anugerah Satu Abad di Teater Tanah Air, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (31/1/2023).
Anugrah penghargaan untuk Hadratussyaikh itu diterima KH Irfan Yusuf Hasyim (Gus Irfan Yusuf), cucu Kiai Hasyim Asy’ari, mewakili para dzurriyyah atau keluarga besar Kiai Hasyim Asy'ari.
BACA JUGA:
- Apresiasi Kerja Keras Menhaj, Kiai Asep Minta Jemaah Tak Paksakan Diri Ibadah di Masjid Haram-Nabawi
- Haji 2026 Dianggap Ada Energi Baru, Inilah Profil Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI
- Pesantren Tebuireng Salurkan Ribuan Besek Daging Kurban
- Halal Bihalal Alumni Pesantren Tebuireng, Menhaj Gus Irfan: Menteri Tak Boleh Terima Amplop
“Ya, saya tadi malam mewakili keluarga besar atau dzuriyyah Kiai Hasyim Asy’ari menerima penghargaan dari PBNU dalam rangka 100 tahun NU,” kata Gus Irfan kepada BANGSAONLINE, Rabu (1/2/2023) pagi.
Gus Irfan Yusuf mengucapkan terima kasih kepada panitia dan PBNU. Namun, tegas Gus Irfan, para kiai mendirikan NU – terutama Kiai Hasyim Asy’ari – tak berharap penghargaan semacam ini.

(KH Irfan Yusuf Hasyim. Foto: Inews)
Menurut Gus Irfan, Kiai Hasyim Asy’ari akan menerima penghargaan dengan senang hati jika dalam bentuk pengelolaan organisasi NU sesuai tujuan NU saat didirikan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




