"Semua pendonor darah tidak pernah bertanya darahnya nanti disumbangkan atau digunakan oleh siapa, agama apa, atau suku dan ras dari mana. Para pendonor darah ini adalah mereka yang ikhlas sepenuh hati menyelamatkan banyak nyawa," urainya.

BACA JUGA:Gubernur Khofifah Pastikan Pasokan Biosolar di Malang Aman, Pertamina Tambah Distribusi BBM
Di hadapan para pendonor yang hadir, Khofifah meyampaikan apresiasinya kepada para pendonor yang lebih dari 75 kali mendonorkan darahnya. Artinya, kalau satu tetes darah menyemalatkan nyawa manusia, jika lebih dari 75 kali berarti sudah menyelamatkan banyak nyawa di negeri ini.
Khofifah bersyukur, Jawa Timur selalu memberikan sumbangsih bagi banyak masyarakat yang membutuhkan melalui kontribusi tertinggi secara nasional.










