Dinas sosial bekerja sama dengan Polres Kediri, psikolog, dan cabang dinas pendidikan setempat saat terjun ke sekolah-sekolah melakukan sosialisasi. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menerjunkan tim untuk mencegah perundungan (bullying) di tingkat sekolah agar kejadian serupa tidak terulang. Hal tersebut menindaklanjuti usulan salah satu warga saat Jumat Ngopi.
Laporan yang disampaikan Rana Rahmadina ini mengatakan bahwa adanya bullying yang dilakukan oleh oknum guru terhadap anak didiknya. Ia meminta bupati muda yang akrab disapa Mas Dhito itu untuk memberikan ruang konseling bagi para siswa agar terhindar dari bullying.
BACA JUGA:
- Sering Mengamuk dan Ludahi Pengguna Jalan, ODGJ di Kediri Dibawa ke RSJ Lawang
- Wali Kota Kediri Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Rampung 20 Juni
- Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Ular Piton 6 Meter di Gurah
- SIWO PWI Kediri Raya Gelar Turnamen Domino Pelajar Perdana, Orado Bidik Atlet Muda Berprestasi
Menanggapi keluhan dari warganya, bupati mengecam jika benar ditemukan bullying di Bumi Panjalu. Apalagi, hal tak terpuji ditemukan dalam lingkup pendidikan.
“Kita tidak akan berikan toleransi jika ditemukan (bullying) baik guru, kepala sekolah, maupun pihak di luar sekolah. Tidak boleh ada bullying di Kabupaten Kediri,” ujarnya, Senin (19/12/2022).
Menurut dia, hal semacam ini perlu dilakukan pencegahan sejak dini dengan menggiatkan sosialisasi dan pencegahan baik terhadap bullying maupun tindak kekerasan lain.
Untuk itu, Mas Dhito memerintahkan dinas terkait untuk terjun langsung memetakan sekaligus memberikan pencegahan tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




