Terduga kedua oknum yang membubarkan aksi penggalangan dana di CFD Tuban, Minggu (5/12/2022)
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Aksi penggalangan dana untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat yang dilakukan para seniman pantomim di lokasi Car Free Day (CFD) Tuban terpaksa berhenti, Minggu (4/12/2022) pagi.
Hal ini, dikarenakan ada dua orang yang mengaku sebagai pengelola dan meminta seniman, agar tidak melakukan penggalangan dana di CFD tersebut.
BACA JUGA:
- DPRD Tuban Dorong Penguatan Gerakan Literasi, Soroti Minimnya Pemahaman Demokrasi Pelajar
- Dukung Pertanian Presisi, BRI Tuban Bangun Greenhouse di Kampus Mapesa Singgahan
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
Salah satu seniman Pantomim Tuban, Arifin mengaku, kecewa terhadap sikap dua orang tersebut yang mengaku sebagai pengelola CFD. Para seniman juga menyayangkan, sikapnya yang membubarkan aksi penggalangan dana untuk korban Cianjur dengan melalui pertunjukkan pantomim.
"CFD ini ruang publik, dimana ruang untuk mengeksplor masyarakat. Tapi apa yang terjadi, ternyata ada oknum-oknum yang bersikap seperti itu," ujar Ipien panggilan akrabnya Arifin kepada wartawan.

Menurutnya, aksi galang donasi ini sebenarnya tak hanya dilakukan oleh Seniman Pantomim asal Tuban saja. Akan tetapi, performance tersebut dilakukan para seniman di Jawa Timur yang berkolaborasi dengan Johan seniman Pantomim asal Bandung.
Melalui kebersamaan tersebut, kemudian para seniman bersatu menggalang dana untuk korban gempa Cianjur melalui pertunjukkan pantomim.
"Tapi apa yang terjadi baru mulai 5 menit, pertunjukkan kita disuruh bubar. Sangat disayangkan padahal masyarakat atau pengunjung CFD sangat antusias menonton dan mendonasikan uangnya untuk korban gempa Cianjur," ungkap ipien.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




