Menurut dia, ini adalah awalan yang baik karena Misi Dagang yang mempertemukan pelaku usaha dari berbagai bidang di Jatim dan Riyadh, khususnya eksportir dan importir serta distributor ini tidak akan selesai dalam waktu misi dagang saja. Melainkan juga masih akan berjalan secara virtual.
Lebih lanjut, gubernur perempuan pertama Jatim ini mengatakan bahwa ada komoditas Jatim yang potensial mengisi pasar Saudi Arabia, khususnya berbagai produk makanan minuman industri kecil menengah.

Ia optimis, Misi Dagang Jatim di Riyadh akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi pada wilayah yang dipimpin. Pada pelaku usaha yang hadir, Khofifah menyampaikan bahwa investasi di Jatim dijamin untung, karena didukung infrastruktur yang baik dan kondusif.










