Tim BPBD Kabupaten Kediri bersama relawan tanggap bencana desa dan perangkat desa saat meninjau tanggul Sungai Bogokerep yang jebol di Dusun Beji, Desa Cengkok, Kecamatan Tarokan.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, pada Jumat (18/11/2022) malam hingga Sabtu (19/11/2022) dini hari, mengakibatkan tanggul Sungai Bogokerep, Dusun Beji, Desa Cengkok, Kecamatan Tarokan, jebol.
Data yang diperoleh BANGSAONLINE.com menyebutkan, jebolnya tanggul Sungai Bogokerep yang terletak di perbatasan Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk tersebut mengarah ke timur.
BACA JUGA:
- Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Ular Piton 6 Meter di Gurah
- SIWO PWI Kediri Raya Gelar Turnamen Domino Pelajar Perdana, Orado Bidik Atlet Muda Berprestasi
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp1,819 Miliar untuk Masyarakat Kota Kediri
- TPA Sekoto Rawan Overload, DLH Kabupaten Kediri Usulkan Dua TPST Berteknologi RDF
Dampak jebolnya tanggul, areal pertanian seluas 5 hektare di Dusun Beji dan di Desa Jati seluas 63 hektare tergenang air.
Kasi Kedaruratan Bencana BPBD Kabupaten Kediri, Johan Maras Ponda, mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim URC (unit reaksi cepat) ke lapangan untuk melakukan asesmen.
Berdasarkan hasil asesmen, tanggul yang jebol hanya satu titik, namun cukup besar. Lebarnya 3 meter dan dalamnya sekitar 2 meter," kata Johan, Sabtu (19/11/2022).
Johan menyebut tanggul Sungai Bogokerep di Dusun Beji jebol lantaran hujan lebat yang mengguyur dengan durasi lama.
"Hasil koordinasi yang telah dicapai adalah pengajuan sesek, patok, karung, dan terpal yang masih dihitung oleh tim BPBD. Sedangkan rencana perbaikan akan dilaksanakan setelah (air) surut," imbuhnya. (uji/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




