Gedung Lapas Klas IIA Kediri. Foto: Ist.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Humas Lapas Klas IIA Kediri, Anton, akhirnya memberikan keterangan terkait meninggalnya seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) diduga akibat dikeroyok WBP lainnya.
Kepada awak media, Anton menyampaikan kronologi peristiwa yang terjadi pada Sabtu (29/10/2022) kemarin itu.
BACA JUGA:
- Wali Kota Kediri Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Rampung 20 Juni
- Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Ular Piton 6 Meter di Gurah
- SIWO PWI Kediri Raya Gelar Turnamen Domino Pelajar Perdana, Orado Bidik Atlet Muda Berprestasi
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp1,819 Miliar untuk Masyarakat Kota Kediri
Menurutnya, insiden itu berawal dari perkelahian antar warga binaan yang dipicu saling ejek. Perkelahian itu awalnya melibatkan BO dengan M (korban).
"BO mengaku telah memukul M karena tersinggung dengan ejekan dan sindiran," kata Anton melalui keterangan tertulis yang diterima BANGSAONLINE.com.
"Dari pengembangan pemeriksaan pihak polres, selain BO, juga ada dua orang warga binaan lainnya yang ikut berkelahi dengan M, yaitu warga binaan yang berinisial SG dan HE," imbuhnya.
Perkelahian itulah, yang diduga menyebabkan M meninggal dunia, setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.
Perkelahian antar WBP itu sendiri baru diketahui pihak lapas, saat kepala regu pengamanan (karupam) melakukan kontrol blok hunian. Ketika itu, beberapa warga binaan memberi isyarat kepada petugas agar menuju ke kamar B10.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




