Menurutnya, ada lima kecamatan di Kabupaten Ngawi yang masuk daerah rawan banjir karena berada di daerah aliran Sungai Madiun dan Bengawan Solo. Di antaranya Kecamatan Kwadungan, Ngawi Kota, Pitu, Karanganyar, dan Widodaren.
"Namun, sampai saat ini debit air sungai terpantau masih batas normal," tandasnya.
BACA JUGA:Cegah Antrean Kendaraan Membeludak, Satlantas Polres Ngawi Gencarkan Patroli di Sejumlah SPBU
Terpisah, Kasatsamapta AKP Jumianto Nugroho membenarkan bahwa saat ini debit air Sungai Madiun dan Bengawan Solo terpantau dalam batas normal.
"Alhamdulillah, ketinggian air masih dalam batas normal. Di Jembatan Dungus, aliran sungai masih di tanda warna hijau. Semoga debit air tidak naik lagi dan tidak banjir," harap Jumianto saat memantau langsung di lapangan.










