P-APBD Kabupaten Pasuruan Tak Kunjung Disahkan, ini Penyebabnya

P-APBD Kabupaten Pasuruan Tak Kunjung Disahkan, ini Penyebabnya Rusdi Sutejo (kiri) dan Andri Wahyudi.

Sementara Wakil Ketua DPRD Rusdi Sutejo enggan memberikan penjelasan saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com terkait penyebab belum sinkronnya pembahasan tim anggaran dan banggar.

"Pada prinsipnya, besok pembahasan dikembalikan ke masing-masing komisi untuk dilakukan pendalaman," ujar Politikus Gerindra ini.

Keterangan yang sama disampaikan oleh Andri Wahyudi, Wakil Ketua DPRD. Menurutnya pembahasan P-APBD sudah berjalan sesuai dengan jadwal. Soal sinkronisasi yang buntu antara banggar dan tim anggaran, kata dia dikarenakan perlunya penajaman soal anggaran yang disampaikan pada pengantar nota keuangan oleh bupati.

"Semisal adanya penambahan anggaran pemeliharaan rutin di bina marga Rp10 miliar lebih, dinas perhubungan Rp10 miliar, dinas pariwisata Rp600 juta dan masih banyak lagi. Ini yang perlu dilakukan penajaman pembahasan di tingkat komisi bersama dengan mitra kerja," cetus Politikus PDIP ini.

Ia mengingatkan besarnya tambahan anggaran pemeliharaan di beberapa OPD teknis tersebut bisa direalisasikan di sisa waktu tak lebih dari 3 bulan. "Jangan sampai alokasi tambahan anggaran tersebut nantinya menjadi silpa lagi di tahun depan," pungkasnya. (bib/par/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO