“Sering kali orang memperbincangkan soal social capital tapi sedikit yang memperbincangkan soal intellectual capital. Tapi rumah kebangsaan ini adalah kekuatan dari keduanya yang dimiliki oleh negeri ini, yang kebetulan di Jawa Timur ini mereka menyiapkan rumah kebangsaan Jawa Timur,” katanya.

Menurutnya, rumah kebangsaan ini bisa menjadi bagian penting sekaligus referensi kebangsaan bersama. Sebab, tempat tersebut bisa dimanfaatkan para intelektual muda untuk berdiskusi program-program strategis dan produktif, demi kemajuan masyarakat Indonesia.
Untuk itu ia mengajak Koalisi Nasional Mahasiswa Indonesia bersinergi dan berkolaborasi di berbagai program melalui rumah kebangsaan. Baik program yang bersifat lokal, regional, nasional, bahkan global. Ia berharap, partnership, kolaborasi, dan sinergi berbagai program bisa lebih mudah dibangun dengan adanya rumah kebangsaan.










