Peresmian Museum Surabaya, Warga Kini Bisa tahu Wali Kotanya Sejak Tahun 1916

Peresmian Museum Surabaya, Warga Kini Bisa tahu Wali Kotanya Sejak Tahun 1916

Antusiasme dan respon positif warga terhadap Museum Surabaya, sekaligus menjadi jawaban dari harapan Wali Kota Tri Rismaharini terkait keberadaan museum tersebut. Dalam sambutannya ketika meresmikan Museum Surabaya, wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan ini berharap warga Surabaya terutama pemuda dan anak-anak, bisa lebih mengetahui sejarah kotanya melalui “rumah benda-benada bersejarah” tersebut.

“Ide ini sebenarnya sudah ada sejak saya menjabat wali kota. Dengan adanya Museum Surabaya ini, anak-anak bisa belajar. Generasi muda bisa tahu tentang sejarah Kota Surabaya,” tegas wali kota.

Setelah menyampaikan sambutan kemudian memotong pita untaian bunga, tanda diresmikannya Museum Surabaya, walikota lantas mengajak undangan yang hadir untuk berkeliling ke tiap sudut museum. Dijelaskan wali kota, koleksi yang ada di Museum Surabaya dibuat per tema.

Semisal tentang sejarah daftar Wali Kota Surabaya, catatan kependudukan, penanganan kebakaran semisal mobil PMK tahun 60 –an yang dulunya dipakai untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di SIOLA, juga pengelolaan kota, serta transportasi. Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini mencontohkan becak yang berwarna biru, itu dulunya merupakan becak untuk mengangkut penumpang pada pagi hari. Sementara becak yang berwarna putih digunakan pada malam hari.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: