Polisi Sementara Tetapkan Dua Tersangka dalam Pembunuhan Mayat di Jalan Menuju Masjid Agung Surabaya

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kasus pembunuhan Ketut Hadi Prayitno yang mayatnya dalam kondisi telanjang di jalan kembar menuju Masjid Agung Surabaya (MAS), akhirnya berhasil diungkap oleh Polres Sidoarjo dengan menetapkan sementara 2 tersangka yakni Susanti (25) dan Benny. Namun, Benny yang masih tercatat sebagai anggota TNI, masih dalam pemeriksaan kesatuannya. Sehari sebelumnya Pomal mendatangi Polres Sidoarjo untuk memeriksa Susanti, kekasih Benny pada,Senin (27/4).

“Tersangka Susanti memang sedang di periksa oleh Pomal,dan saya tidak tahu selesai jam berapa,” ujar Kasat Reskrim Polres Sidoarjo, AKP Ayub Diponegoro Azhar, Selasa (28/4).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Polres Sidoarjo, tersangka Susanti mengakui kalau Ketut adalah mantan pacarnya. Lalu, Benny yang menyamar sebagai Susanti memancing Ketut yang berada di Jakarta untuk pulang ke Surabaya. Karena terbujuk, Ketut pulang dengan menumpang kereta jurusan Jakarta – Surabaya.

Setelah sampai di Surabaya, Benny meminta Ketut untuk menghubungi nomor ponsel lain yakni nomor ponsel Susanti sehingga bisa berkomunikasi langsung dengan Susanti dengan panduan Benny. Setelah itu, Susanti mengajak Ketut untuk bertemu di bawah Tol Gunungsari Surabaya dimana Benny sudah siap disitu.

Setibanya di lokasi, tersangka Benny langsung menendang dari belakang hingga tersungkur. Kemudian dihajar dan Ketut dibawa ke jalan menuju arah MAS. Sesampai di jalan kembar menuju MAS, Ketut dihajar lagi dan dilucuti pakaiannya hingga tewas.

Dari pengakuan Benny, perbuatan tersebut dilakukan karena Susanti sering diancam akan dibunuh oleh Ketut. Sebab, ketika Susanti berpacaran dengan Ketut, memiliki hutang sebesar Rp 11 juta. Akhirnya, Susanti wadul ke Benny yang membuat emosi Benny memuncak hingga pembunuhan terjadi.

“Motif tersangka adalah asmara dan hutang piutang, kami masih melakukan penyelidikan lagi terkait motif pelaku,” ujar Ayub Diponegoro.

Sebagaimana diketahui, pada Kamis (9/04) lalu, ditemukan mayat laki-laki telanjang tanpa identitas di jalan kembar menuju MAS Kelurahan Sepanjang Kecamatan Taman. Dari hasil olah TKP ditemukan baju milik korban, 1 pasang sepatu warna coklat beserta kaos kaki warna putih, 1 buah tali gantungan ID card warna biru, dan 1 buah tiket kereta api gaya baru malam atas nama Korban, selanjutnya dilakukan pengecekan dirumah korban. Dan keluarga membenarkan bahwa laki-laki tersebut bernama Ketut dan selama ini bekerja di Jakarta.

Selanjutnya petugas dari Sat Reskrim mencari saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut serta mencari orang yang dekat dengan korban.dari penyelidikan tersebut. Ternyata, korban memiliki pacar bernama Susanti. Polisi melakukan pengecekan ke rumah Susanti tetapi tak ada di rumah.

Tim Buser Polres Sidoarjo mencurigai Susanti yang menghilang dari rumah pasca pembunuhan Ketut. Akhirnya, keberadaan Susanti teredus oleh petugas ketika bersembunyi di Desa Sono Wangi Kecamatan Ampel Gading Kabupaten Malang. Susanti bersembunyi di rumah keluarga Benny yang kemudian dilakukan penangkapan. (dya/nni/sho)


Polisi Sementara Tetapkan Dua Tersangka dalam Pembunuhan Mayat di Jalan Menuju Masjid Agung Surabaya