“Program ini digelar supaya ibu-ibu pekka tidak lagi tergantung pada orang lain, harus terus belajar dan tetap semangat agar menjadi ibu yang dapat dibanggakan putra-putrinya kelak,” ujar Fatma.
Ia berharap, pemberdayaan bagi pekka melalui pelatihan olahan pangan ini dapat mengoptimalkan ketersediaan bahan pangan lokal yang melimpah di Kota Pasuruan, agar dapat lebih beragam dan bernilai jual lebih tinggi.
“Untuk memenuhi bahan pangan tanpa menyebabkan kelangkaan, kita bisa mengatasinya dengan mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal yang ada,” imbuhnya.
Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari dengan harapan agar perempuan kepala keluarga dapat lebih berdaya dalam rangka ikut membangun tatanan masyarakat yang sejahtera, adil gender, dan bermartabat sekaligus membangun ekonomi yang mandiri bagi perempuan kepala keluarga.










