Kapolri Tekankan Strategi untuk Atasi Kemacetan Hingga Vaksinasi Booster saat Mudik

Berdasarkan hasil survey Kemenhub, terdapat 83 juta warga akan melakukan mudik, 23 juta di antaranya menggunakan mobil dan 17 juta menggunakan motor. Maka dari itu, jika melakukan mudik lebih awal dapat mengurangi potensi terjadinya kemacetan di jalan tol maupun jalur darat lainnya.

"Oleh karena itu kita mengimbau agar pelaksanaan mudik bisa diatur oleh teman-teman, instansi swasta untuk memberikan kesempatan mudik lebih awal kepada karyawan-karyawannya. Dan ini sudah diatur dalam surat edaran Menaker. Sementara instansi pemerintah atau ASN juga saat ini tentunya diberikan kesempatan untuk mengatur jadwal mudik. Kita harapkan dengan memanfaatkan waktu yang ada, maka potensi kemacetan yang ada di jalan khususnya jalur tol ini bisa kita dikelola dengan baik," paparnya.

Namun demikian, Sigit memastikan bahwa pemerintah melalui Kemenhub, Polri dan seluruh stakeholder terkait sudah menyiapkan strategi untuk mencfegah kemacetan lalu lintas saat puncak arus mudik lebaran tahun ini.

Tah hanya itu, Sigit juga memaparkan, strategi untuk menghindari kemacetan saat mudik dengan cara One Way, Contraflow, dan ganjil-genap. Serta, pemerintah juga menyediakan jalur-jalur alternatif untuk para pemudik.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Kapolri Tekankan Strategi untuk Atasi Kemacetan Hingga Vaksinasi Booster saat Mudik - Halaman 2