“Hal ini untuk menghindari proses pemilihan yang pragmatis,” kata Agung sembari memaparkan terkait mekanisme AD/ART sebelumnya yang berbeda, di mana seluruh proses selesai di pelaksanaan musda melalui suara terbanyak.
Pelaksanaan musda kali ini hanya menetapkan dari bakal calon menjadi calon ketua, yang mana maksimal 3 nama diusulkan ke DPP untuk mengikuti tahapan Fit and Proper Test (Uji Kelayakan dan Kepatutan) di hadapan Tim 3 (Ketum, Sekjen, dan Kepala BPOKK). Mereka (Tim 3) tidak seenaknya memutuskan karena harus melakukan pendalaman dan penggalian rekam jejak kapabilitas para calon secara seksama.
“Sehingga membutuhkan waktu yang cukup dan pada akhirnya diambil keputusan dalam sidang Pengambilan Keputusan Tim 3,” urai Agung yang mewakili tugas Ketua BPOKK DPP Herman Khaeron sampai kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2022-2027 dilantik.
Kemudian, Sekjen DPP Demokrat, Teuku Riefky mengajak bicara dua kandidat Calon Ketua Demokrat Jatim (Bayu Airlangga dan Emil Dardak) di Jakarta pada 30 Maret 2022 lalu. Herman Khaeron hadir dalam pertemuan itu.










