Demo di Kantor DPRD Kediri, Sejumlah Aktivis Tuntut Kasus Dugaan Perkosaan Anak Diusut Tuntas

Ia mengungkapkan, tindak perkosaan itu memang dilakukan di sejumlah tempat. Saat di pos siskamling, korban diperkosa oleh 3 pelaku. Kemudian berlanjut lagi di lokasi Alas Simpenan Desa Manggis, Kecamatan Puncu, pada pukul 22:05 WIB di hari yang sama, dengan 2 pelaku yang berbeda.

Setelah melakukan aksinya, para pelaku meninggalkan korban di Alas Simpenan, hingga baru keesokan harinya korban ditemukan oleh salah seorang warga. "Korban kemudian dibawa pulang dan diturunkan di sebelah timur rumah Ketua RT," ungkap Jeannie.

"Dua hari setelah kejadian itu, ada tetangga yang mengetahui dan seketika membawa korban ke RSUD Kabupaten Kediri di Pare bersama dengan bapak kandung korban pada 29 Desember 2021. Dari RSUD Pare, kemudian disarankan untuk segera ke Polres Kediri dan oleh pihak kepolisian diantar ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum. Saat ini hasilnya (visum) beserta barang bukti telah berada di Polres Kediri," paparnya.

Selaku pendamping korban perkosaan anak di bawah umur, Jeannie menegaskan akan terus mengawal penyelesaian perkara ini dengan seadil-adilnya. Apalagi, kondisi korban dalam keadaan trauma dan sangat memprihatinkan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: