BERCANDA: Mensos Khofifah Indarpawansa bercanda dengan KSM Bagor Wetan. (Soewandito/BANGSAONLINE)
"Dalam jangka panjang, PKH diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi," terang Menteri Khofifah.
Dikatakan, pemberian bantuan oleh pemerintah tersebut sebagai bentuk pemberdayaan sosial. Tujuannya untuk memberdayakan seseorang, keluarga, kelompok dan masyarakat yang mengalami masalah kesejahteraan sosial agar mampu memenuhi kebutuhannya secara mandiri.
"Fakir miskin mempunyai hak mendapatkan pemberdayaan sosial untuk membangun, mengembangkan serta memberdayakan diri dan keluarga," jelasnya.
Di samping itu, untuk meningkatkan kondisi kesejahteraan yang berkesinambungan, memperoleh pekerjaan dan kesempatan berusaha.
"Untuk program penanganan sosial, pemerintah telah menerbitkan kartu keluarga sejahtara untuk meng-cover kebutuhan keluarga sangat miskin," jelasnya.
Terpisah Iit Herlyana, Kabid Sosial, dikonfirmasi BangsaOnline.com Senin (6/4) di kantornya mengatakan, selain memberikan bantuan langsung pada kunjungannya di Nganjuk, menteri sosial juga akan mengucurkan bantuan lainnya yang berkaitan dengan masalah sosial di Nganjuk. Ditambahkan oleh Iit, pihaknya juga akan mengusulkan bantuan lain yaitu bedah kamar untuk 30 warga tidak mampu di Nganjuk. "Kami juga akan mengajukan proposal ke Kemensos untuk Muslimat NU," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




