Tinjau Jembatan Dam yang Terputus di Lumajang, Gubernur Khofifah Upayakan Percepatan Rekonstruksi

Editor: Tim
Wartawan: Devi Fitri Afriyanti
Kamis, 06 Januari 2022 12:21 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau dampak banjir lahan dingin di daerah aliran sungai (DAS) yang mengakibatkan putusnya jembatan dam di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (5/1).

LUMAJANG, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau dampak banjir lahan dingin di daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu di Puncak Gunung Semeru yang mengakibatkan jembatan dam di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang putus, Rabu (5/1).

Didampingi oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq, meninjau jembatan yang ambruk sehingga memutus akses. Khofifah mendiskusikan upaya yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses rekonstruksi.

Berdasarkan data dari BPBD Provinsi Jatim, kondisi banjir dilaporkan sudah surut sejak Minggu, 2 Januari 2022 pukul 19.30 WIB. Sehari setelahnya, 2 orang warga bernama Buang dan Suara yang terjebak di aliran Sungai Regoyo telah berhasil dievakuasi dengan selamat pada pukul 01.50 WIB.

Terkait hal tersebut, Khofifah mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin dengan mengoordinasikan dengan Kementerian PUPR, mengingat ini di daerah otoritas BBWS Brantas yang merupakan kewenangan mereka.

Serahkan Bantuan Pada Para Korban APG Semeru

Dalam kunjungannya ke Lumajang, Khofifah juga memberikan santunan atau tali asih kepada para keluarga atau ahli waris dari korban jiwa APG Semeru. Santunan bagi ahli waris korban APG Semeru itu, diberikan kepada 18 orang penerima masing-masing Rp 10 juta. Sehingga total santunan yang diberikan mencapai Rp 180 juta.

Selain itu, kepada para ahli waris korban APG Semeru, menyampaikan dukacita yang mendalam atas musibah yang dialami. Dirinya juga mendoakan agar seluruh korban jiwa dari APG Semeru amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan mendapatkan tempat layak di sisi Allah SWT.

"Tentu kita semua kembali ikut berduka, berbelasungkawa bahwa dalam musibah awan panas Gunung Semeru tanggal 4 Desember yang lalu ada saudara-saudara kita yang dipanggil ke haribaan Allah subhanahuwata'ala," imbuhnya.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video