Ditanya Duet dengan Ganjar untuk Capres 2024, Erick Thohir Tertawa

Editor: M Mas'ud Adnan
Senin, 03 Januari 2022 21:23 WIB

Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., saat menyambut Menteri BUMN Erick Thohir di ruang tamu kediamannya di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto, Ahad (2/1/2022) malam. Kiai Asep menunjukkan bahwa ada Dahlan Iskan kepada Erick Thohir. Foto: mma/ bangsaonline.com

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com – Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, menjadi rujukan para tokoh nasional. Mulai dari Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin, hingga para menteri telah berkunjung ke pesantren yang didirikan dan diasuh Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., itu.

Kali ini, Ahad (2/1/2021) malam, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berkunjung ke pesantren yang memiliki 10.000  santri itu.

Erick tiba sekitar pukul 19.40 WIB. Ia langsung disambut Kiai Asep Saifuddin Chalim dan para kiai yang datang dari berbagai daerah Jawa Timur.

Sebelum Erick datang, Dahlan Iskan, Menteri BUMN era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga sudah berada di kediaman Kiai Asep. Dahlan Iskan duduk bersama Kiai Asep di tengah-tengah para tokoh dan kiai yang menunggu kehadiran Erick Thohir.

Tampak juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur, KH Muhammad Roziqi dan Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra (Gus Bara) dan beberapa tokoh politik lokal Mojokerto.

Erick tampak ceria ketika bertemu Dahlan Iskan.

“He...Pak Dahlan ada di sini,” kata Erick riang. Dahlan Iskan yang memakai kopiah hitam berlogo Amanatul Ummah menyambut dengan senyum lebar.

Dahlan Iskan mempersilakan Erick makan. "Datang langsung makan. Mari kita tonton. Karena kita semua sudah makan," canda Dahlan Iskan yang disambut tawa Erick dan para kiai yang memenuhi ruang tamu kediaman Kiai Asep.

Dahlan Iskan memang tampil layaknya santri yang cenderung menghormati tamu. Ketika Erick dan Kiai Asep melangkah mengambil makan, Dahlan Iskan secara refleks memindahkan semua cangkir dan piring bekas makan para kiai yang berserakan di lantai. Terhitung tiga kali bos media itu yang dikenal sebagai wartawan kawakan itu bolak-balik memindahkan cangkir, botol air mineral, dan piring bekas wadah kue.

Akibatnya beberapa gus dan kiai ikut-ikutan memberesi dan memindah piring dan cangkir. Sehingga ketika Erick Thohir dan Kiai Asep kembali ke tempat lesehan, lantai di arena itu sudah bersih dari bekas-bekas makanan dan minuman.

Bahkan sebelum Erick Thohir datang, Dahlan Iskan yang menuangkan minuman sarang burung walet yang disajikan kepada para kiai. Minuman berharga jutaan rupiah itu dibawa oleh Habib Abu Bakar As Segaf untuk para kiai. Terutama untuk Kiai Asep, Erick Thohir dan Dahlan Iskan.

Dahlan Iskan bahkan menyebut sarang burung walet itu adalah minuman termahal.

"Saya yang bicara," kata Dahlan Iskan sambil menunjukkan jirigen, wadah sarang burung walet itu.

Semula Habib Abu Bakar menuang minuman sarang burung walet itu untuk Dahlan Iskan. Tapi pria asal Takeran Magetan Jawa Timur itu tak mau meminum dengan alasan dingin. Dahlan lantas memberikan secangkir burung walet itu pada seseorang.

Saat itulah Dahlan Iskan mengambil jirigen berisi sarang burung walet itu. Ia lalu menuangkan ke beberapa cangkir lalu diberikan kepada para kiai.

Usai makan, Kiai Asep mengajak Erick Thohir dan semua kiai naik ke Masjid Raya KH Abadul Chalim. Di masjid itu, Kiai Asep mengimami salat isya’ berjemaah. Erick Thohir dan para kiai bermakmum.

Usai salat isya’, Kiai Asep langsung memulai acara Istighatsah bertajuk Doa Keselamatan untuk Indonesia itu. Menurut Kiai Asep, acara ini permintaan Erick Thohir.

“Istighatsah dan doa bersama ini permintaan Pak Erick Thohir agar bangsa Indonesia terhindar dari semua bencana dan Covid-19,” kata Kiai Asep. 

Erick Thohir tampak khusuk saat mengikuti istighatsah yang dipimpin langsung Kiai Asep.

Acara dilanjutkan sambutan. Tapi Dahlan Iskan pamit meninggalkan acara lebih dulu.

Gus Bara memberikan sambutan pertama atas nama Ketua Yayasan Amanatul Ummah. Putra pertama Kiai Asep yang baru terpilih sebagai ketua GP Ansor Kabupaten Mojokerto itu membeberkan tentang Amanatul Ummah.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video