Pemuda Militan Desa Ngares Trenggalek Pertanyakan Alasan Kades Tolak Perpres 104 Tahun 2021

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
Selasa, 21 Desember 2021 21:48 WIB

Audiensi warga di Aula Balai Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

"Kami selalu mendukung apa yang menjadi program pemerintah khususnya Pak Jokowi. Itu kami sangat mendukung," pungkasnya.

Sekretaris Desa Ngares Naim Masduki mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh warga Desa Ngares dalam hal ini yang dilakukan oleh Pemuda Militan Desa Ngares merupakan hal yang wajar.

Naim mengakui dalam audiensi kali ini, pihaknya belum bisa menjawab semua pertanyaan dari warganya. Kendati demikian dalam waktu dekat ini, pihaknya berjanji akan menggelar audiensi lanjutan di kemudian hari.

"Nanti itu akan dilanjut di forum lainnya," katanya.

Naim mengatakan bahwa sejatinya pihaknya tidak menolak adanya Perpres 104 tahun 2021. Hanya saja ada kegalauan dari pemerintah desa, khususnya terkait ketentuan dalam perpres tersebut yang mengatur 40 persen dana desa (DD) harus dialokasikan untuk BLT (Bantuan Langsung Tunai).

"Tidak, tidak menolak (dengan Perpres 104 tahun 2021) cuma persentasenya itu loh yang ditolak," kata Naim.

Lebih dari itu, lanjutnya, pemerintah desa juga akan mengalami kesulitan jika akan menerapkan 14 kriteria bagi penerima dana desa.

Ia mengungkapkan, jumlah penduduk yang ada di Desa Ngares sekira 4 ribu jiwa, dari jumlah KK sekira 1.600. Kendati demikian, pihaknya belum bisa menyebut secara detail jumlah warga Desa Ngares penerima BLT DD di tahun sebelumnya. (man/ian)

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video