Ratusan Kelompok Usaha Mikro di Kota Mojokerto Sasar Pasar Digital

Editor: Rohman
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Selasa, 21 Desember 2021 16:56 WIB

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat didampingi Kepala SKPD dan Camat Magersari, Modjari, ketika menyerahkan bantuan sarana-prasarana ke kelompok Inkubasi Wirausaha. Foto: YUDI EKO PURNOMO/ BANGSAONLINE

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 121 kelompok Inkubasi Wirausaha (IW) , Kota Mojokerto, mulai go publik. Kelompok ekonomi mikro berbasis masyarakat kurang mampu dan pengangguran itu sukses menjaring pasar melalui media digital (marketplace). 

Mereka juga mendapatkan fasilitas memasarkan produknya di outlet Usaha Mikro Kecil Menengah () di Sunrise Mall setelah adanya pembicaraan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Kelompok usaha masyarakat di yang telah bangkit seperti kerajinan bordir, pembuatan kue, tas goni, sulam pita, perikanan dan frozen food, batik, warung kopi, dan sablon yang bahkan bersiap mendirikan kelompok koperasi pada 2022.

"Mereka yang bangkit akan ditindaklanjuti dengan pembentukan koperasi anggota tahun depan. Mereka akan diberikan bantuan modal kelompok koperasi. Koperasi nanti yang memutarkan keuangan anggotanya," kata Camat Magersari, Modjari, Selasa (21/12).

Ia menuturkan, ratusan kelompok di enam kelurahan pada wilayahnya menerima bantuan pembinaan sebesar Rp1,3 miliar dari untuk tahun ini. Bantuan dana kelurahan (DK) tersebut digelontorkan untuk membantu mencukupi kebutuhan sarana prasarana (sarpras) usaha kelompok IW yang diprioritaskan bagi penduduk terdampak pandemi Covid-19, dan setiap kelompok menerima bantuan pembelian sarpras paling kecil sebesar Rp8,5 juta dan terbesar sampai Rp20 juta. 

"Setiap kelompok menerima anggaran pembinaan bervariasi, tergantung kelompoknya. Yang terbesar itu Rp20 juta untuk pembelian freezer bagi kelompok usaha Frozen Food," tuturnya.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video