Hari Disabilitas Internasional, Wali Kota Kediri Buka Bazar dan Pameran Produk UKM Disabilitas

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Jumat, 03 Desember 2021 23:34 WIB

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat mengamati produk yang dipamerkan di salah satu stan. foto: ist.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Memperingati yang jatuh pada tanggal 3 Desember, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menggelar Bazar dan Pameran Produk UKM Disabilitas.

Bazar dan pameran dimulai dengan pemotongan pita oleh Wali Abdullah Abu Bakar dan Ketua TP PKK Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar, Jumat (3/12), di halaman Balai .

Sekitar 20 stan memamerkan berbagai macam produk unggulannya mulai dari makanan, minuman, aksesoris, pakaian, jilbab, handycraft, tanaman, hingga pakan ternak. Adapun peserta pameran dari HWDI, Pertuni, Gerkatin, Gema Nurani, Japri WEE, DPMPTSP, KPP Pratama, Dinkes, Dinsos, dan MUI.

Wali Kota Abu Bakar mengungkapkan, mendorong disabilitas dan wanita untuk terus berkarya. Menurutnya, semua orang memiliki peluang yang sama untuk bekerja. Termasuk berwirausaha, yang bisa menjadi pilihan mudah bagi disabilitas dan wanita untuk berkarya.

Untuk mewujudkan disabilitas dan wanita yang mandiri melalui wirausaha, bekerja sama dengan USAID, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Mien R Uno Foundation (MRUF), serta Kelompok Perempuan dan Sumber-Sumber Kehidupan (KPS2K).

Seperti pada program pelatihan dan pengembangan usaha. Terutama, melalui Program Jadi Pengusaha Mandiri Women Economic Empowerment (Japri WEE) dan Jadi Pengusaha Mandiri People with Disabilities (Japri PWD).

“Terima kasih atas kolaborasi semua pihak hingga acara ini dapat terselenggara. Saya rasa sekarang ini kita memiliki peluang yang sama untuk bisa bekerja dan berkarya. Saya juga mengimbau agar teman-teman di untuk mempekerjakan teman-teman disabilitas. Saat ini di beberapa OPD ada pegawai dari disabilitas, ke depan harus ditambah,” ujarnya.

Peringatan Tahun 2021 mengambil tema "Leadership and Participation of Persons With Disabilities Toward an Inclusive, Accessible, and Sustainable Post Covid-19 World".

Melalui momen tersebut, berupaya terus memberikan ruang bagi pengusaha disabilitas agar makin berkembang menjadi wirausaha yang tangguh dan mandiri.

Upaya ini dapat menstimulus ekonomi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan diri dan mencapai lompatan yang lebih tinggi.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video