Gubernur Khofifah Targetkan Pesantren di Jatim Hasilkan 1.000 Produk pada 2023

Editor: Rohman
Wartawan: Syuhud
Senin, 29 November 2021 10:48 WIB

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, bersama sejumlah pejabat saat penutupan expo OPOP tahun 2021. Foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Gubernur (), Khofifah Indar Parawansa, menargetkan pondok pesantren (ponpes) di seluruh menghasilkan 1.000 produk pada tahun 2023.

"Pada tahun 2023 ada 1.000 produk yang dilahirkan dari pesantren," ujarnya saat penutupan acara One Pesantren One Produk () Expo 2021 di Icon Mall, Gresik, Minggu (28/11).

Khofifah menuturkan, produk yang dihasilkan dari ponpes dapat meningkatkan perekonomian dan kemandirian pesantren.

Ia berharap, Modern Sumber Daya At Taqwa (Pomosda) yang berada di Nganjuk, dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi pesantren lain yang ada di . Pasalnya, Pesantren Pomosda sudah berhasil mengekspor produk yang mereka hasilkan.

Saat ini, lanjut Khofifah, produk yang sudah dihasilkan oleh pesantren-pesantren di seluruh melebihi jumlah dalam katalog, namun baru sebanyak 150 produk yang terdapat dalam katalog. Sudah ada 450 produk yang sudah siap dikurasi. Kurasi produk adalah proses penyeleksian terhadap produk UKM/IKM yang telah didaftarkan sebelum produk tersebut dapat diekspor.

"Sehingga akan lebih indah, bila nantinya pada tahun 2023 nanti dapat melebihi 1.000 item atau produk yang ditargetkan," kata Khofifah.

Ia berterima kasih kepada pemerintah daerah dan kota di yang telah mendukung penguatan ekonomi dan kesejahteraan pesantren melalui , termasuk kepada Bank Indonesia (BI), kementerian terkait, dan institusi lainnya yang telah banyak membantu dalam agenda ini.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video