Ironis, 80% Ikan Laut yang Terjual di Bojonegoro Berformalin!

Editor: Revol
Wartawan: Eky Nurhadi
Selasa, 17 Maret 2015 22:01 WIB

SIDAK: Petugas Dinkes Bojonegoro melakukan sidak ikan laut di pasar Kota setempat. Secara mengejutkan, sebanyak 80% ikan laut di Kota Ledre berformalin. Foto: Eky Nurhadi/BangsaOnline.com

"Sebelumnya sudah kita lakukan uji lab ikan laut ini, tetapi masih ada yang negatif. Tetapi sekarang semakin banyak, hampir 80% ikan laut yang terjual di Bojonegoro mengandung formalin," tandasnya.

Untuk mengenali ikan laut yang berformalin itu, kata dia, jika ada ikan tidak dihinggapi lalat maka dipastikan mengadung formalin. Selain itu ikannya kaku, berwarna putih dan ketika diiberikan kucing maka kucingnya tidak mau memakannya. "Itu salah satu cara awal untuk mengetahui ikan laut yang berformalin," tambahnya.

Menanggapai banyaknya ikan laut yang berformalin itu, pihaknya akan mengefektifkan lagi petugas kesehatan yang ada di Puskesmas untuk turun ke lapangan memberikan sosialisasi maupun melakukan pembinaan terhadap penjual ikan laut yang ada di seluruh pasar di Bojonegoro.

Selain itu, sambung dia, jika ikan laut yang berformalin itu dikonsumsi oleh manusia, maka dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit kanker maupun tumor.

"Sebetulnya efeknya itu tidak langsung terjadi, tetapi dalam jangka panjang antara 5-10 tahun, tetapi saya berharap sangat kepada masyarakat untuk mewaspadai hal ini," pungkasnya.

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video