Wali Kota Kediri Beri Ruang Seniman untuk Gelar Pertunjukan

Editor: Rohman
Wartawan: Muji Harjita
Rabu, 22 September 2021 23:12 WIB

Koordinator Aliansi Seniman Kota Kediri, M. Hanif (kiri), saat menyerahkan cendera mata berupa pecut kepada Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar. foto: Ist

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, menerima audiensi dari perwakilan Aliansi Seniman Kota Kediri di Ruang Joyoboyo, Rabu (22/9).

Adapun poin yang disampaikan Aliansi Seniman Kota Kediri dalam audiensi tersebut, mereka ingin diberi ruang untuk berkreasi dan menampilkan keterampilan kesenian mereka. Sebab, Sudah hampir 2 tahun sejak pandemi, mereka tidak dapat menggelar pertunjukan.

"Selama pandemi ini semua saudara-saudara para pelaku seni se-Kota Kediri sungguh sangat menyedihkan, tidak pernah tanggapan dan pentas di tempat-tempat hajatan," ujar M. Hanif, Koordinator Aliansi Seniman Kota Kediri.

"Kami sudah tidak tahan dengan penderitaan kami. Kami yang sudah hampir 2 tahun sangat terdampak covid-19. Untuk itu, kami minta Bapak Wali Kota atau pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan untuk memperhatikan kami para seniman Kota Kediri," katanya.

Menanggapi keluhan para seniman, Wali Kota Abu Bakar bersedia membuka ruang bagi para seniman untuk menggelar pertunjukan. Namun, ia meminta semua seniman harus menyamakan persepsi terkait pandemi. Sebab, walaupun sesuai Inmendagri disebutkan Kota Kediri sudah level 2, bukan berarti semua langsung dilonggarkan. 

Oleh karena itu, ia membuat kesepakatan bersama bahwasannya para seniman siap menjalankan protokol kesehatan dengan seluruh pemain yang sudah divaksin, membatasi jumlah penontonnya, durasi tampilnya dikurangi, antar pemain berjarak, dan sepakat menggunakan masker serta tampil di outdoor.

“Dan nanti ini akan kita kawal sehingga bisa menjadi edukasi untuk semuanya karena sekarang ini kita memang harus menyesuaikan,” ujarnya.

Abu pun meminta kepada semua pihak yang terlibat (pelaku seni dan penyelenggara) untuk sama-sama bertanggung jawab selama kegiatan berlangsung, terutama dalam hal protokol kesehatan, agar semua bisa berjalan lancar. 

“Untuk pagelaran seni tetap diperbolehkan, cuma tetap harus diatur lebih detail lagi. Ini sambil kita lihat nanti sambil menggerakkan ekonomi,” tuturnya.

Dalam audiensi itu, Wali Kota Kediri didampingi Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi serta Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Rully Eko Suryawan. (uji/mar)