8.300 Pelaku UMKM dan Pedagang Keliling di Kediri Diberi Stimulus hingga Rp 5 Juta

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Senin, 20 September 2021 22:51 WIB

Bupati Kediri Mas Dhito didampingi Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Mamiek Amiyati, dan Camat Plosoklaten Subur, saat meninjau produk kerajinan dari pelaku UMKM. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pelaku UMKM dan pedagang keliling di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri yang terdampak pandemi, diberi bantuan modal (stimulus) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri.

Sejak pandemi mulai melanda dan diberlakukannya PPKM, usaha mereka terdampak dan penghasilan pelaku UMKM menurun drastis. Total ada 8.300 pelaku UMKM dan pedagang keliling yang diberikan bantuan modal oleh Bupati Kediri.

Bantuan diberikan langsung Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana didampingi Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri Mamiek Amiyati, Camat Plosoklaten Subur, dan beberapa kepala desa di Kecamatan Plosoklaten di Desa Ploso Lor, Kecamatan Plosoklaten, Senin (20/9/2021).

Bupati Hanindhito mengatakan, pemberian stimulus bagi pelaku UMKM dan pedagang keliling itu merupakan bentuk perhatian kepada para pelaku UMKM dan pedagang keliling yang terdampak.

“Tidak hanya pemberian bantuan modal, kami juga memberikan kemudahan kepada pelaku UMKM untuk mengurus perizinan. Makanya mereka kami kumpulkan dan didata secara kolektif, agar mudah untuk mengkoordinir mereka dalam mengurus izin atau legalitas usahanya,” kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini, Senin (20/9).

Menurut Dhito, bantuan modal yang diberikan oleh pemerintah kepada para pelaku UMKM dan pedagang keliling itu bervariasi. Yaitu mulai Rp 3,5 juta sampai Rp 5 juta.

“Untuk pedagang keliling kami berikan 5 juta, sedangkan pelaku UMKM kami berikan 3,5 juta rupiah,” tambahnya.

Salah-satu pelaku UMKM, Kenni yang membuat usaha minuman sari kedelai mengaku senang dengan bantuan dari pemerintah daerah. Karena selama PPKM usahanya sangat terdampak.

“Kami ucapkan terima kasih kepada bupati yang memberikan stimulus bagi kami. Apalagi bupati juga memberikan kemudahan pengurusan legalitas bagi usaha kami,” kata Kenni.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri Mamiek Amiyati, usai acara menerangkan bahwa bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil/keliling tersebut sedapatnya bermanfaat untuk membangkitkan ekonomi. Apalagi saat ini masih dalam situasi pandemi dan ke depan dapat terus bersinergi untuk kemajuan Kabupaten Kediri dengan UMKM bangkit.

“Pemerintah Kabupaten Kediri melalui dinkop dan usaha mikro sangat mendukung program pemerintah pusat yaitu Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan memberikan bantuan stimulasi modal usaha kepada pelaku UMKM dan pedagang keliling,” kata Mamiek.

Menurutnya, sampai saat ini bantuan modal usaha tersebut sudah terealisasi di 13 kecamatan dari 26 kecamatan yang ada di Kabupaten Kediri. Dengan rincian, sebanyak 1.340 usaha mikro produktif dan 2.120 untuk pedagang keliling. Untuk 12 kecamatan lainnya masih dalam proses.

"Target kami dalam bulan ini penyaluran tahap pertama dapat direalisasikan semuanya,” tutup Mamiek. (adv/kominfo)