Amankan Saluran Listrik ke Madura, PLN dan Pemkot Surabaya Lakukan MoU

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Diyah Khoirun Nisa
Senin, 06 September 2021 20:16 WIB

PLN melakukan langkah preventif dalam mengamankan jaringan transmisi bersama dengan Pemkot Surabaya. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - PLN melakukan langkah strategis melalui penandatanganan kesepakatan kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sebagai upaya peningkatan keandalan dalam hal pengamanan bahaya kebakaran pada pembangunan saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) 150 kV yang berada di Jembatan Suramadu.

Hari ini, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bali Madura (UIT JBM) Suroso melakukan penandatanganan MoU (Nota Kesepahaman) di Balai Kota Surabaya, Senin (6/9/2021).

Suroso menyampaikan, sinergi ini penting dilakukan karena listrik adalah kebutuhan utama untuk kehidupan masyarakat. "Penambahan SKTT ini adalah hal penting karena kabel yang saat ini telah terpasang sejumlah 2 sirkit memiliki daya 300 MW, sedangkan kebutuhan di Madura telah mencapai 280 MW karena pertumbuhan listrik di Madura cukup signifikan," ungkap Suroso.

Pelaksanaan kesepakatan kerja sama antara PLN dengan Pemkot Surabaya ini akan terus berlangsung selama SKTT 150 kV berada di Jembatan Suramadu. "Hari ini ditandatangani MoU dengan Pemkot Surabaya untuk teknis operasional pengamanan bahaya kebakaran berupa penyediaan alat pemadam kebakaran, personel dan SOP untuk manajemen pemadam kebakaran pada kabel SKTT di Jembatan Suramadu, sejak masa konstruksi hingga beroperasi," terangnya.

(GM PLN UIT JBM Suroso (mewakili PLN Grup Jatim) menandatangani MoU bersama Wali Kota Surabaya)

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi positif hal tersebut. Hal ini disampaikan saat audiensi pada manajemen PLN di wilayah Jawa Timur (Jatim). Eri mengatakan, Pemkot Surabaya pasti akan memberikan support pada tindakan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik. "Kami pasti dukung setiap langkah PLN untuk membantu berputarnya perekonomian masyarakat," ujar Eri.

Sementara itu, General Manager PLN UIP JBTB Djarot Hutabri mengatakan, tambahan konstruksi 2 sirkit nantinya berlangsung kurang lebih satu setengah tahun. "Konstruksi dimulai akhir tahun, dan dengan penambahan ini jumlahnya menjadi 4 sirkit dengan total 12 kabel pada SKTT 150 kV di Jembatan Suramadu," jelas Djarot.

Nota kesepahaman ini nantinya akan ditindaklanjuti menjadi perjanjian kerja sama antara pemkot dengan PLN Grup Jawa Timur. SKTT 150 kV mengalirkan suplai listrik dari Gardu Induk Kedinding ke Gardu Induk Bangkalan melalui Jembatan Suramadu untuk menjamin keandalan listrik di Pulau Madura mulai Bangkalan hingga Sumenep. (diy/zar)