Kejar Herd Immunity, TNI Bersama ASC Foundation Gelar Vaksinasi Covid-19 di Pondok Pesantren

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Rochmad Aris
Jumat, 27 Agustus 2021 21:42 WIB

TNI Kodim 0815/Mojokerto berkolaborasi dengan ASC Foundation yang dipimpin Gus Barra melaksanakan vaksinasi bagi para santri di Kampus IKHAC Pacet, Mojokerto, Jumat (27/8/2021). (foto: ist)

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Bantu program pemerintah dalam upaya percepatan vaksinasi serta mengejat target pembentukan herd immunity, TNI Kodim 0815/Mojokerto berkolaborasi dengan ASC Foundation yang dipimpin Gus Barra melaksanakan vaksinasi bagi para santri di Kampus IKHAC Pacet, Mojokerto, Jumat (27/8/2021).

Vaksinasi tersebut juga dalam rangka untuk menyukseskan serbuan program vaksinasi ke pondok pesantren secara serentak yang digelar jajaran Kodam V Brawijaya.

Dipilihnya pondok pesantren sebagai tempat vaksin, di antaranya sebagai upaya untuk menyelamatkan generasi muda dan para tenaga pendidik di lingkungan sekolah Islam dan pondok pesantren dari penyebaran Covid-19, serta agar bangsa Indonesia tidak kehilangan generasi masa depan yang sehat dan cerdas.

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf. Beni Asman mengatakan, kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di Kampus IKHAC Amanatul Ummah tersebut merupakan bagian dari upaya menyukseskan program kegiatan vaksinasi yang diberikan oleh Panglima TNI, terutama bagi pondok pesantren se-Jawa Timur dan dilaksanakan serentak di wilayah Kodam V Brawijaya.

"Diberikannya vaksin bagi para santri, untuk meningkatkan daya imunnya sehingga herd immunity di lingkungan masing-masing pondok pesantren terbentuk, serta dapat bisa terwujud herd immunity di Kabupaten Mojokerto," ujarnya.

Sementara itu, Gus Barra mengaku sangat optimis herd immunity akan segera tercapai seiring gencarnya program percepatan vaksinasi yang dilakukan oleh TNI dan Polri, serta pemerintah. 

Pantauan di lokasi, para santri tampak antusias mengikuti vaksin. Sebab selain divaksin, mereka juga mendapat beras, uang, dan makanan. Tidak hanya santri, para tenaga kesehatan yang bertugas melakukan vaksin juga mendapat bantuan beras, uang, sarung, dan kain batik. (ris/zar)