MAN Kraton Al-Yasini Raih Juara I MSQ Tingkat Nasional

Editor: Revol
Wartawan: Abdurrahman Ubaidah
Kamis, 12 Maret 2015 07:19 WIB

Raih prestasi juara MSQ tingkat nasional

PASURUAN (BangsaOnline) - Prestasi menggembirakan kembali diukir siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kraton Al-Yasini, Kab. Pasuruan. Kali ini, pada even nasional Gelar Brawijaya Qur’ani yang digelar di Universitasi Brawijaya Malang, MAN Kraton Al-Yasini meraih Juara I tingkat nasional cabang lomba Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) dan Juara III Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Prestasi ini patut disyukuri. “Ya, secara beruntun prestasi demi prestasi diraih dari beberapa even sejak awal Februari 2015. Terakhir even nasional di Malang yang diikuti peserta setingkat SLTA/MA dari berbagai provinsi di Indonesia,” ungkap Yuliani, yang mendampingi siswa-siswinya selama mengikuti ajang lomba tersebut.
Dijelaskan, MAN Kraton Al-Yasini sering mendapatkan undangan untuk mengikuti berbagai lomba. Tetapi tidak semua undangan itu bisa diikuti. Sekolah masih mempertimbangkan kualitas even lomba maupun efek positif bagi siswa-siswinya ke depan. Dengan prestasi di Universitas Brawijaya tersebut, ketiga siswa-siswinya yang menjadi tim pemenang MSQ, berhak untuk masuk ke perguruan tinggi terebut tanpa test.
“Mereka mendapat sertifikat yang bisa ditunjukkan ketika waktunya masuk perguruan tinggi,” urai Yuliani kepada HARIAN BANGSA yang kemarin didampingi Ali Masyhar, Kepala MAN Kraton Al-Yasini, dan Irham Zuhdi, Wakil Kepala Bidang Humas dan Peningkatan Mutu.
Menurut Yuliani, cabang lomba MSQ tersebut, ketiga siswa MAN Al-Yasini berbeda kelas itu menjadi tim yang kompak. Dengan potensi qiroahnya, Muchamad Baihaki yang masih kelas X-C bertugas membacakan ayat-ayat Alquran sesuai tema yang ditentukan dewan juri, kemudian Suci Lailatul Jannah (kelas XI Bahasa) melakukan puitisasi sari tilawahnya.
Sebagai penyampai syarah atas ayat-ayat yang dibacakan tadi adalah Nahdiyah Maziah, siswi Kelas XII-IPA 1 MAN Al-Yasini. “Dalam menyampaikan syarahnya, Nahdiyah berorasi dengan bahasa dakwah masa kini, menggunakan literatur kitab Tafsir Al-Misbah dan kitab Ihya’ Ulumuddin,” terang Yuliani.
Bagaimana persiapan dilakukan? Menurut Yuliani yang sarjana psikologi itu, persiapan yang dilakukan siswanya itu waktunya sempit sekali, di tengah kesibukan pelaksanaan musim ujian di MAN Al-Yasini. Babak penyisihan tim dilakukan 7 Maret, namun pemberitahuan masuk final malam itu sekitar pukul 21.00 malam.
“Malam itu juga kami dengan waktu yang sangat terbatas mengkordinasikan agar ketiga siswanya itu bertemu dan mempersiapkan diri untuk final tanggal 8 Maret pagi. Maka latihan dilakukan selama dalam perjalanan di mobil hingga pukul 02.00,” jelas Yuliani. Khusus Baihaki MAN, dipanggilkan khusus guru MTQ-nya yang selama ini mengajar dan mendampingi Baihaki, yaitu Ustad Lukman.
Sejak awal Februari 2015, secara beruntun serangkaian prestasi diraih oleh MAN Kraton Al-Yasini. Antara lain tanggal 1 Februari 2015, Baihaki dan Tim Juara 1 dan Juara Umum Al-Banjari yang digelar STKIP-STIT Pasuruan, 25 Februari Aliyah Qori Farhatan kelas XII IPA.1 Juara 2 Pidato Bahasa Inggris STKIP-STIT Pasuruan.
Kemudian pada tanggal 27 Feb-1 Maret 2015 Muhammad Akmal Habib Juara 3 Artikel NU dalam Jambore Pelajar NU 2015, Zamroni dan Tim Juata 1 Futsal Jambore Pelajar NU 2015, Ahmada Rizqurrahman Juara 1 Fotografi Jambore Pelajar NU 2015, Kholilulloh dan Dkk Juara 1 Al-Banjari Jambore Pelajar NU 2015. Selanjutnya pada tanggal 4-5 Maret 2015, M Akmal Habib, Ahmada Riaqurrahman dan M Nuruz Zuhri jadi Juara 1 dan Juara Umum Lomba Debat PKN STKIP-STIT Pasuruan.

 

sumber : Harian Bangsa