Bupati Gus Yani Terima Bantuan dari Pelindo, Paguyuban Pengusaha, dan Guru Honorer Non K2

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Jumat, 20 Agustus 2021 18:41 WIB

Bupati Gus Yani saat menerima bantuan beras 15 ton dari Pelindo. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bantuan masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Gresik, terus mengalir. Jumat (20/8/2021), PT Pelindo III Gresik dan sejumlah komponen masyarakat menyerahkan bantuan kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk warga terdampak pandemi.

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Gresik menyerahkan bantuan sebanyak 15 ton beras yang dikemas dalam 3 ribu paket, masing-masing berisi 5 kilogram. Bantuan diserahkan langsung oleh Onny Djayus CEO Pelindo III Regional Jatim kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), di Pendopo Kabupaten Gresik.

Sebelumnya, Pelindo III juga telah memberikan vaksinasi sebanyak 15 ribu dosis kepada masyarakat Gresik di sekitar pelabuhan. "Bantuan beras ini untuk meringankan beban masyarakat terdampak di masa pandemi Covid-19," katanya.

Pada hari sama, bupati juga menerima bantuan dari paguyuban pengusaha Gresik barat. Paguyuban yang beranggotakan pengusaha hasil pertanian ini memberikan sumbangan beras sebanyak 4 ton.

Usai menerima sumbangan, bupati mengajak anggota paguyuban untuk melihat langsung dapur umum Posko Darurat yang dikelola oleh Ketua TP PKK Gresik Hj. Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani.

"Pak Bupati, besok akan saya kirimkan 1 ton beras untuk kebutuhan dapur umum ini," ucap Manto salah seorang anggota paguyuban setelah melihat aktivitas di dapur umum.

Gus Yani juga menerima bantuan dari guru honorer non kategori (K2). Bupati mengaku terharu ketika perwakilan guru honorer non K2 memberikan sejumlah bantuan sembako untuk masyarakat Gresik yang terdampak pandemi Covid-19.

"Saya terharu menerima bantuan sampean, ternyata membantu dan bersedekah tak harus menunggu kaya. Mestinya kami yang memberi bantuan kepada para guru honorer non K2 ini. Ternyata niat membantu tak hanya bagi mereka yang punya kelebihan. Baiklah, bantuan ini kami terima, semoga barokah," kata bupati kepada perwakilan guru bantu yang diketuai oleh Miftachul Choiri.

Menurut Miftachul Choiri, bantuan itu dikumpulkan dari seluruh anggota guru honorer non K2 sebanyak 987 orang dari seluruh wilayah di Kabupaten Gresik. Adapun bantuan tersebut meliputi beras, telur, mie nstan dan minyak goreng.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi, mengatakan bahwa Bupati dan Wabup selama iini merasa sangat terbantu dengan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat dalam dalam menangani pandemi Covid-19.

"Dalam menangani Covid-19 kami tidak berdiri sendiri. Dengan kerja keras dan kesungguhan dalam melayani masyarakat ini, seakan apapun kami butuhkan masyarakat sudah siap membantu," katanya.

"Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan disitu ada keberkahan. Kami sampaikan terima kasih kepada semuanya. Insya Allah pandemi ini akan segera berlalu," kata pria yang juga menjabat Plt Kepala DPM PTSP Gresik ini. (hud/ian)