Kota Pasuruan Raih Peringkat Madya Penghargaan Kota Layak Anak 2021

Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Ardianzah
Jumat, 30 Juli 2021 13:07 WIB

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kota Pasuruan kembali meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) tahun 2021 dengan peringkat madya. Penghargaan diberikan secara serentak pada 275 kabupaten/kota seluruh Indonesia oleh I Gusti Ayu Bintang Darmawati Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak secara virtual, Kamis (28/7/2021)

Penghargaan KLA diberikan kepada daerah yang mempunyai komitmen tinggi untuk mendukung hak dan perlindungan khusus anak melalui proses evaluasi yang dilakukan oleh tim dari Kementerian Perlindungan Anak, tim Kementerian Independen dan Kementrian Lembaga.

Dalam penilaian KLA ada 24 indikator dan 5 kluster yang harus dipenuhi hak anak di antaranya hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesetiaan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan di waktu luang dan kegiatan budaya, dan yang terakhir perlindungan khusus anak. Evaluasi dilakukan untuk mengukur kinerja pelaksanaannya 24 indikator dan 5 kluster yang telah ditetapkan sebagai penilaian. Peringkat penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak diantaranya Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA.

"Penghargaan KLA merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Pusat ke Daerah sekaligus memotivasi Pemerintah Daerah untuk memotivasi masyarakat, media, dan dunia usaha sehingga akan paham arti perlindungan terhadap anak. Isu anak menjadi hal penting karena berdasarkan UU Nomer 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Urusan Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Merupakan Urusan Wajib Non Pelayanan Dasar. Penghargaan akan diserahkan minggu kedua bulan september tahun 2021," ujar I Gusti Ayu Bintang Darmawati .

Lebih lanjut disampaikan I Gusti, KLA dilaksanakan dalam rangka memujudkan sumber daya yang berkualitas dan berdaya saing sebagaimana yang di target kan dalam RPJMN tahun 2020 hingga 2024 yang menyatukan kekuatan, melindungi hak anak dan perlindungan khusus anak yang merupakan amanah Konsitusi Undang2 Dasar Republik Indonesia.

"Kabupaten/kota Layak Anak merupakan sistem pembangunan berbasis anak yang terintegrasi kebutuhan dengan sumber daya pemerintah, masyarakat, media dan dunia usaha. Semua dilakukan terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam bentuk kebijakan program dan kegiatan yang ditujukan penjamin pemenuhan kebutuhan anak dan perlindungan khusus anak,"terang Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Pada akahir sambutan, Menteri PPPA berharap penghargaan ini tidak dilihat sebagai tujuan akhir tetapi sebagai penyemangat untuk semakin maju dalam memenuhi hak dan melindungi anak di daerah masing-masing,

"Besar pula harapan kami, daerah yang mendapatkan prestasi baik dapat menjadi inspirasi dan dapat menjadi praktek baiknya bagi daerah lain sehingga kita dapat bergerak bersama menuju Indonesia maju dengan bergandengan tangan bersinergi berkolaborasi dimana seluruh pemangku kepentingan menciptakan lingkungan yang positif, sportif dan ramah anak. Yakinlah Indonesia akan bangkit menjadi negara maju dan hebat menuju Indonesia Layak Anak tahun 2030 dan Indonesia Emas tahun 2045,"pungkas tutur I Gusti . (ard/par/ns)