Ajak Berkontribusi Sekecil Apapun untuk Bangsa, Kiai Asep Ajak Salat Malam dan Istighatsah Virtual

Editor: mmm
Kamis, 29 Juli 2021 10:08 WIB

Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA. Foto: bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur, Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA mengajak semua rakyat Indonesia bekontribusi terhadap bangsa sekecil apapun.

“Ibu Pertiwi sedang sedih, mari kita berkontribusi untuk bangsa. Sekecil apapun kita harus berbuat. Di antaranya lewat doa. Mari kita salat malam, istighatsah, dan doa bersama secara virtual agar bangsa Indonesia segera terlepas dari Corona. Bapak dan ibu di mana pun berada bisa mengikuti salat malam dan istighatsah lewat streaming,” kata Kiai Asep Saifuddin Chalim kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (29/7/2021).

Kiai Asep akan menggelar salat malam, istighatsah, dan doa bersama di kediaman Ning Imah, salah seorang putrinya, di kawasan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya nanti malam (Kamis malam Jumat, 29/7/2021). 

"Tapi sangat terbatas karena PPPM. Silakan bapak ibu dari seluruh Indonesia atau para santri yang sedang belajar di luar negeri mengnikuti lewat streaming," kata Kiai Asep yang santrinya banya belajar di Amerika Serikat, Mesir, Maroko, Singapura, Malaysia, Rusia, China dan negara-negara lain.

Menurut dia, siapa pun bisa ikut tapi secara virtual. “Salat malam dan istighatsah kita gelar tiap Kamis malam Jumat. Tapi secara virtual,” kata Kiai Asep.

Kiai Asep mengutip ayat al-Quran: innama amruhu idza arada syaian ayyaqula lahu kunfayakun. Artinya, kalau Allah sudah berkehendak maka terjadilah apa yang dikehndaki Allah. 

Karena itu Kiai Asep optimistis bahwa dengan iktiar spiritual salat malam, istighatsah dan doa bersama, bangsa Indonesia akan terlepas dari virus corona. Tentu ikhtiar lahiriah dan fisik juga mutlak harus dilakukan. Yaitu memakai masker, sering cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak sesuai protokol kesehatan.

Dalam istighatsah dan salat malam itu Kiai Asep bertindak sebagai imam yang sekaligus memberi penjelasan satu persatu tentang doa-doa yang dibaca. (mma)