Gubernur Khofifah Target Vaksinasi 70% Selesai Sebelum 17 Agustus 2021

Editor: mma
Minggu, 18 Juli 2021 11:54 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus menggenjot vaksinasi. Ia bahkan menarget vaksinasi 70% masyarakat Jatim selesai sebelum peringatan HUT RI Ke-76 pada 17 Agustus 2021 mendatang.

Namun ia menegaskan, percepatan vaksinasi akan lebih komprehensif jika memiliki stok vaksin yang cukup. "Kita berharap, kita sudah bisa mencapai 70%. Artinya, herd immunity diharapkan sudah bisa kita wujudkan. Sekarang hal ini sangat tergantung pada percepatan dropping vaksin dari pusat," ujar Gubernur Khofifah dalam keterangan tertulisnya yang diterima BANGSAONLINE.com, Ahad (18/7/2021).

Seperti diberitakan BANGSAONLINE.COM, Khofifah memantau vaksinasi yang digelar oleh Ikatan Alumni (IKA) Univeritas Airlangga Surabaya di Pondok Pesantren Yanabi'ul Ulum Wal Hikam Sidosermo Surabaya, Sabtu (17/7).

Dalam cara itu hadir Pimpinan Ponpes Yanabi'ul Ulum Wal Hikam Surabaya Nyai Mas Hj. Rosydah dan KH Mas Muhhamad Nuh.

Juga tampak Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran Unair Dr. Hanik Badriyah Hidayati, Dekan FKG Universitas Hang Tua Surabaya Laksma (Purn) TNI. Dr. drg. RA Nora Lelyana, Rais Syuriah NU PC Surabaya KH. Mas Sulaiman Nur,  dan Kadinkes Jatim dr. Herlin Ferliana, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi sereta Kepala RSUD Dr Soetomo Surabaya dr. Joni Wahyuadi.

Khofifah yang juga Ketua Umum PP IKA Unair itu mengatakan, strong partnership atau kerja sama yang kuat dengan seluruh elemen masyarakat dapat menjadi salah satu kunci memaksimalkan kecepatan vaksinasi yang harus terus dilakukan Pemprov Jatim.

"Salah satu yang punya SDM kesehatan sangat kuat dan jejaring yang cukup kuat, salah satunya adalah FK Unair. Maka koordinasi dengan Dekan Fakultas Kedokteran sudah kita lakukan cukup lama. Karena sebetulnya FK Unair sudah melakukan (kegiatan vaksinasi)," ujarnya.

Khofifah juga menjelaskan, dimulainya program vaksinasi bertemakan 'Jelajah Kampung dan Daerah Pesisir' ini merupakan tahap pertama dari serangkaian rencana vaksinasi, dan telah mengidentifikasi dengan menyisir kampung dan daerah pesisir.

"Insyaallah tanggal 24 nanti di daerah Kalanganyar Sedati Sidoarjo, kita akan melakukan hal yang sama, dengan beberapa daerah lain yang sudah diidentifikasi," tandas orang nomor satu di Jatim ini.

Khofifah kembali menekankan, bahwa kegiatan tersebut merupakan strong partnership hasil kolaborasi antara Pemprov Jatim, IKA Unair, dan Fakultas Kedokteran Unair. Termasuk membangun jejaring dengan masyarakat yang memang membutuhkan percepatan vaksinasi.

"Maka dari itu kita terus membangun strong partnership," jelasnya.

Mantan Menteri Sosial RI ini juga mengapresiasi tingginya minat masyarakat dalam melakukan vaksinasi. Penyelenggaraan tersebut menargetkan kuota sebanyak 500 orang. Peserta vaksinasi terdiri dari para santri dan walisantri dari Ponpes Yanabi'ul Ulum Wal Hikam Sidosermo Surabaya. Termasuk masyarakat sekitar yang tinggal di dekat pondok pesantren.

"Ini diharapkan akan berseiring dengan program yang sudah diluncurkan oleh Bapak Presiden tiga hari lalu, yaitu percepatan vaksinasi untuk pelajar dan santri, serta untuk anak-anak usia 12 hingga 17 tahun. Jadi ada santrinya, dan ada kategori anak remaja, tapi juga bersama warga sekitar," tuturnya.

Khofifah juga memberikan beberapa paket bantuan, diantaranya sprayer elektrik 2 pcs, desinfektan 10 liter, masker kain 300 pcs, pakaian hazmat 25 pcs, sarung tangan karet 200 pcs, hand sanitizer 10 liter, face shield 5 pcs, kacamata goggle 5 pcs, vitamin C 100 strip, sepatu bot 2 pasang, thermometer gun 2 unit, timba cuci tangan 5 unit dan dudukan timba cuci tangan 5 Unit. (tim)