Gus Ipul Bersama Kiai dan Habaib Gelar Tahlil 7 Hari Meninggalnya KH. Zainuddin Djazuli

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Supardi
Jumat, 16 Juli 2021 15:58 WIB

Doa dan tahlil bersama diawali dengan sholawat yang dipimpin Habib Ahmad bin Idrus Al Habsyi.

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Bertepatan 7 hari meninggalnya Almarhum KH. Zainuddin Jazuli, Pemkot Pasuruan mengadakan doa dan tahlil bersama ulama dan habaib di Pendopo Surga Surgi, Kamis (15/7/2021).

Acara diawali dengan pembacaan sholawat yang dipimpin Habib Ahmad bin Idrus Al Habsyi. Sementara doa dan tahlil dipimpin Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo.

Turut hadir Ketua DPRD Ismail Hasan, perwakilan Dandim, kepala perangkat daerah, serta sejumlah kiai di antaranya KH. Nallurrokhman, KH. Idris Chamid, KH. Chalim Masud, KH. Asy'ary Mahfudh, KH. dan Abdulloh Sodiq (MUI).

Doa dan tahlil yang dilaksanakan secara virtual ini diikuti 40 ulama, kiai, habaib, serta masyarakat Kota Pasuruan sekitar 200 orang.

Dalam sambutannya, Gus ipul bersyukur masih bisa menggelar tahlil bersama para habaib, kiai, dan ulama untuk mendoakan almarhum KH. Zainuddin Jazuli dan para habaib, kiai, serta ulama yang telah mendahului kita.

Kata Gus Ipul, doa bersama ini juga ditujukan kepada para segenap orang tua yang telah mendahului kita. "Secara umum kita juga berdoa untuk Bangsa Indonesia, untuk Jawa Timur, Kota Pasuruan, mudah-mudahan Allah SWT memberikan pertolongan di tengah kesulitan bersama ini," ujar Gus Ipul.

Pada acara doa dan tahlil itu, KH. Abdulloh Sodiq (MUI) juga mengajak masyarakat untuk menghormati dan meneladani para kiai dan ulama. "Pesan ulama itu adalah sosok yang harus kita ikuti, derajat yang paling tinggi setelah Rasulullah dan Nabi," ujarnya.

Sementara Gus Amak mengajak agar masyarakat tak menyerah menghadapi musibah pandemi. Ia optimis melalui kerja sama dan program-program yang telah dilakukan pemerintah, pandemi bisa diakhiri. "Tetap jaga diri, tetap sehat walafiat, jaga protokol kesehatan dan ikuti kebijakan pemerintah," pesannya.

Acara diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin KH. Idris Chamid. (par/rev)