Geger, Mayat Perempuan Paruh Baya di Banyuwangi Ditemukan Tersangkut di Teralis Besi Aliran Sungai

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Teguh Prayitno
Rabu, 09 Juni 2021 12:58 WIB

Mayat korban tiba di RSUD untuk diautopsi.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Warga Kecamatan Banyuwangi geger setelah sesosok mayat wanita paruh baya ditemukan tersangkut di teralis besi aliran sungai di Kelurahan Tamanbaru, Rabu (9/6/2021).

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban dari dalam aliran sungai. Warga yang penasaran pun berkerumun untuk menyaksikan secara langsung proses evakuasi jasad korban.

Kapolsek Banyuwangi AKP Kusmin mengatakan, sesosok mayat perempuan yang diketahui merupakan warga setempat itu ditemukan pertama kali oleh petugas kebersihan yang hendak membersihkan sampah pada aliran sungai yang menumpuk akibat guyuran hujan deras tadi malam.

"Awalnya dikira boneka, namun setelah dilihat lebih dekat ternyata seorang mayat perempuan. Kemudian penemuan mayat itu pun dilaporkan kepada kami," kata AKP Kusmin.

Setelah pihak kepolisian datang ke TKP, korban diangkat ke kantong jenazah dan dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan identifikasi. Tak berselang lama, pihak keluarga korban datangi kamar mayat RSUD Blambangan untuk memastikan bahwa korban adalah anggota keluarganya.

"Dan diketahui bahwasanya korban bernama Batin Seminarwati," ujarnya.

Kusmin menjelaskan, dari keterangan pihak keluarga, korban yang berusia 78 tahun itu diketahui sedang memasak nasi di dapur belakang rumah tadi pagi sekira pukul 05.30 WIB. Setelah sekian lama, menantu korban mendengar suara yang diduga kayu jatuh di sungai belakang rumah korban. "Namun menantu korban tidak menghiraukannya," terangnya.

Beberapa saat kemudian, menantu korban pergi ke dapur dan melihat nasi yang dimasak korban sudah dalam kondisi hangus. "Melihat nasi hangus, menantu korban mengira korban lupa dan tidur di kamar," imbuhnya.

Namun, sekira pukul 08.15 WIB, menantu korban diberitahu oleh warga melalui foto dan ternyata benar korban merupakan mertuanya. Selanjutnya, menantu korban itu pun datang ke RSUD untuk memastikan.

"Dari hasil pemeriksaan pihak RSUD, di tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan. Diduga korban terjatuh karena terpeleset di kamar mandi atau jemuran samping rumah korban yang berada di atas aliran sungai. Pihak keluarga korban pun menolak dilakukan autopsi," pungkasnya. (guh/zar)