Serius Cegah Botoh di Pilkada, Polres Blitar Kota Bentuk Tim Khusus

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Minggu, 06 Desember 2020 20:14 WIB

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Demi mewujudkan pesta demokrasi yang bebas dari money politics, Polres Blitar Kota membentuk tim khusus untuk mengantisipasi adanya botoh (oknum judi dan taruhan) dalam Pilkada di Kabupaten dan Kota Blitar. Hal ini diungkapkan Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela menjelang Pilkada serentak 9 Desember 2020.

"Terkait hal itu, kami sudah bersinergi dengan Bawaslu baik Kabupaten maupun Kota Blitar. Kami juga membentuk Satgas Anti Money Politics yang anggotanya adalah para penyidik dan dari Satuan Reserse Kriminal Polres Blitar Kota. Mereka kita sebar ke seluruh wilayah hukum kami," ujar Leonard, Minggu (6/12/2020).

Dia mengatakan, isu botoh selalu ada dalam setiap penyelenggaraan pilkada. Untuk itu, perlu dilakukan pengawasan khusus untuk untuk menumpas oknum botoh yang memanfaatkan momen Pilkada.

"Kita monitoring terus. Upaya pencegahan yang tentunya harus dilakukan sinergi dengan bawaslu sehingga hambatan terkait pembuktian bisa dieliminir," imbuhnya.

Leonard menegaskan, pihaknya juga akan mengintensifkan operasi kos, hotel, dan penginapan yang ada di wilayah hukum Polres Blitar Kota yang meliputi enam kecamatan di Kabupaten bagian barat dan utara. Serta tiga kecamatan di Kota Blitar.

"Yang perlu ditekankan, kami juga akan melakukan operasi di penginapan, rumah kos, dan hotel. Karena para botoh ini biasanya berasal dari luar kota. Jadi tidak menutup kemungkinan mereka akan memanfaatkan rumah kos, penginapan, maupun hotel selama penyelenggaraan Pilkada," pungkasnya. (ina/rev)