Dianggap Hina Kiai Kharismatik, Forum Santri Polisikan Mantan Anggota DPRD Gresik

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Sabtu, 05 Desember 2020 20:33 WIB

Forum Santri Gresik saat laporkan H. Nawawi Kasiadi ke Polsek Menganti. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Forum Alumni Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Mamba'us Sholihin Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, mempolisikan mantan Anggota DPRD Gresik, H. Nawawi Kasiadi ke Polsek Menganti, Sabtu (5/12/2020).

Langkah itu dilakukan setelah Nawawi Kasiadi, warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, dianggap telah menghina Pengasuh Ponpes Mamba'us Sholihin, KH. Masbuhin Faqih.

Laporan itu terkait komentar Nawawi Kasiadi di grup WhatsApp Warga Nahdliyyin Gresik, menanggapi video berisi statement KH. Masbuhin Faqih yang merestui pencalonan Cabup No. 2 Fandi Akhmad Yani (Gus Yani).

Dalam grup itu, Nawawi menulis: "Ngomonge wis gak teteh.... ngomong opo iki... Ngomong ngae wis gak jelas kok Sik Melik ngurusi politik...sadar....sadar....umur Riko kari mek sak gongan.....," tulis H. Nawawi Kasiadi mengomentari video tersebut.

Komentar Nawawi Kasiadi pun memantik reaksi kemarahan para santri dan alumni Pondok Pesantren Mambaus Sholihin. Apalagi, KH. Masbuhin Faqih dianggap sebagai kiai sepuh dan kharismatik.

Ketua Forum Silaturahim Santri (Forsis) Mama'us Sholihin Gresik, Ahmad Shodiq mengatakan, ujaran penghinaan tersebut sudah kelewat batas. Menurutnya, penghinaan itu sangat melukai hati umat islam khususnya warga NU Gresik.

"Kami mengecam keras pelaku penghina Kiai Masbuhin Faqih. Beliau salah satu masyayikh dan kiai sepuh NU di Gresik. Ini sudah melampaui batas dan sangat melukai hati para santri," kata Shodiq, Sabtu (5/12/20) petang.

Untuk itu, lanjut Shodiq, pelaku harus mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukannya. 

"Karena kita semua tahu, beliau (KH. Masbuhin Faqih, red) adalah kiai sepuh panutan yang tidak diragukan lagi kesholehannya dan keilmuannya, serta kontribusinya dalam membangun masyarakat Gresik yang notabenenya adalah Kota Santri," jelasnya.

Warga NU yang terdiri para santri dan alumni sejumlah Pondok Pesantren di Gresik kemudian melaporkan Nawawi Kasiadi ke Polsek Menganti. Bahkan, ratusan santri juga mendatangi rumah Nawawi Kasiadi agar meminta maaf. Namun, sejauh itu Nawawi Kasiadi belum nampak.

Sekadar diketahui, KH. Masbuhin Faqih adalah kiai dan ulama yang berpengaruh di Kabupaten Gresik. Selain itu, KH. Masbuhin Faqih diketahui juga memiliki silsilah yang mulia dan agung, yakni sampai ke Sunan Giri. Kalau dirunut, KH. Masbuhin Faqih adalah keturunan ke-12 dari Kanjeng Sunan Giri Syekh Maulana Ishaq.

Sementara H. Nawawi Kasiadi belum bisa dikonfirmasi terkait laporan dugaan penghinaan terhadap KH. Masbuhin Faqih. Saat dihubungi BANGSAONLINE.com, ia belum menjawab. (hud/ian)