Tangkal Kampanye Hitam, Qosim-Alif Ajak Pendukung Berselawat

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Jumat, 04 Desember 2020 14:30 WIB

Cabup Qosim saat menyampaikan program di hadapan warga. (foto: ist)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Cabup-Cawabup Moh. Qosim-Asluchul Alif (QA) hampir merampungkan masa kampanye Pilkada 2020. Selama kampanye sejak 26 September lalu, Pasangan Qosim-Alif menawarkan visi-misi dan program yang terukur kepada masyarakat Gresik jika pada coblosan 9 Desember menang.

Seperti kampanye di beberapa desa di Kecamatan Menganti, Qosim mengajak tim pemenangan, pendukung, dan simpatisan untuk berserah diri (tawakal) kepada Allah atas segala upaya yang dilakukan, dan selalu berikhtiar serta baca selawat untuk menangkal kampanye hitam.

Kunjungan Qosim-Alif di Menganti kali ini meliputi Desa Boboh, Mojotengah, Boateng, Bringkang, Laban, Drancang, dan ditutup di Posko Pemenangan Kecamatan Menganti di Desa Hulaan.

"Sudah hampir 71 hari, usaha kita, upaya kita untuk menyosialisasikan visi misi dan program telah kita lakukan. Maka dari itu mari kita tawakal kepada Allah sesuai tuntunan Al Quran Faidza Azamta Fatawakkal Alallah," ajak Qosim saat berada di Posko Pemenangan Kecamatan Menganti.

Di posko pemenangan ini, secara rutin tiap malam Jumat dilakukan pembacaan doa, tahlil, dan selawat nariyah, di mana malam Jumat (3/12/2020) kemarin adalah yang kesembilan kali.

Pada kesempatan ini, Qosim juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh ujaran kebencian, fitnah, dan hasutan yang diembuskan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Karena politik Qosim-Alif adalah politik santun, politik yang merangkul dan sejuk. Mari kita tunjukkan itu semua kepada seluruh masyarakat Gresik," ajak Qosim.

Sementara itu, Alif menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dengan dirinya dan Qosim. Sebab, dalam menjalankan roda pemerintahan ke depan, ia ingin masyarakat tetap terlibat dan mengontrol kerja pemerintahan Qosim-Alif.

"Saya ingin njenengan sedoyo (Anda semuanya) tetap nyambung dengan saya dan Pak Qosim, sehingga bisa turut membantu, mengingatkan kami bila ada mungkin agak lupa dengan janji dan program kami," pinta Alif. (hud/zar)