Prioritaskan 3T, Dinkes Pantau Ketat Perkembangan Covid-19 Kota Kediri

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Selasa, 24 November 2020 11:00 WIB

Petugas saat melakukan rapid test kepada panitia dan peserta lomba burung. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Kediri, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) akan melakukan pengawalan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 di setiap acara di Kota Kediri yang sekiranya akan mendatangkan banyak massa.

Termasuk acara Dhoho Street Fashion di Kawasan Wisata Goa Selomangleng, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri dan lomba burung di Taman Tirtayasa yang digelar pada Minggu (22/11/2020) lalu.

Alfan Sugiyanto, Kepala Bidang P2P Dinkes Kota Kediri mengatakan, langkah tersebut ditempuh untuk mengantisipasi dan menekan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di titik potensi terjadinya banyak orang berkerumun.

"Tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melakukan pengawasan kegiatan yang berpotensi timbulnya banyak kerumunan, akan terus dilakukan. Di antaranya memberikan imbauan wajib memakai masker, pengecekan sanitasi cuci tangan di tempat, dan penanda area jaga jarak serta pembatasan jumlah peserta," kata Alfan Sugiyanto, Senin (23/11/2020).

Menurut Alfan, berkaitan dengan Dhoho Street Fashion yang baru digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, sebelumnya berbagai persiapan medis sudah dilakukan, yakni pemberlakuan rapid test.

"H-1 baik itu para model dan pengisi acara kami lakukan pemeriksaan atau diagnosis kesehatan melalui pengambilan sampel darah (rapid test)," urainya.

Tidak hanya di kegiatan Dhoho Street Fashion, lanjut Alfan, Dinkes Kota Kediri juga telah melakukan rapid test kepada panitia dan sejumlah peserta Lomba Burung Piala Kerajaan Kediri di Tirtayasa Park Kota Kediri.

"Dalam monitoring prokes, petugas medis yang bertugas dilengkapi dengan kendaraan teknis yaitu mobil ambulans siaga," terang Alfan.

Masih menurut Alfan, pada praktiknya ketika pengawasan prokes dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 berjalan, petugas selalu standby, sewaktu-waktu siap memberikan pelayanan kesehatan pertolongan pertama hingga evakuasi keadaan darurat.

Alfan menegaskan, hingga kini upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Kediri masih terus berlangsung.

"Menyikapi perkembangan Covid-19, kami memprioritaskan tindakan 3T (Testing, Tracing, Treatment) untuk menekan jumlah kasus Covid-19 di Kota Kediri," pungkas Alfan. (uji/zar)