Peringati Hari Pahlawan & Berdoa Dijauhkan dari Covid, Penyuluh Agama Sarirejo Gelar Khotmil Qur'an

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Selasa, 10 November 2020 12:32 WIB

Suasana Khotmil Qur'an di Pendopo Kecamatan Sarirejo.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Sejumlah Penyuluh Agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam, KUA Kecamatan Sarirejo Lamongan, menggelar Khotmil Qur’an dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Kecamatan Sarirejo, Selasa (11/11).

Kepala KUA Kecamatan Sarirejo, Roiyan mengatakan, kegiatan Khotmil Qur'an digelar sebagai upaya untuk mendekatkan diri dan memohon kepada Allah SWT, agar dijauhkan dari wabah Covid-19.

"Kegiatan Khotmil Qur'an menjadi agenda rutin para Penyuluh Agama Islam KUA dan Muspika Kecamatan Sarirejo. Mudah-mudahan bisa istiqomah dan menjadi sarana tolak balak, dan kita selalu diberikan kesehatan oleh Allah Swt," ujarnya.

Selain itu, agenda rutin sebulan sekali ini juga sebagai sarana untuk memperkuat tali silaturahim seluruh Penyuluh Agama Islam dan Muspika Sarirejo.

"Semoga dengan kegiatan Khotmil Qur'an ini, Wilayah Kecamatan Sarirejo dan Lamongan umumnya diberikan keamanan dan dibebaskan dari virus corona, yang hingga kini belum jelas kapan hilangnya," harapnya.

Sementara, Camat Sarirejo, Harsono menyampaikan terima kasih kepada Penyuluh Agama Islam KUA Sarirejo yang selalu aktif memberikan penyuluhan agama kepada masyarakat, sehingga kondisi tetap aman dan kondusif.

"Terima kasih, kepada semua penyuluh agama, yang selalu menyampaikan penyuluhan keagamaan, sehingga masyarakat menjadi tenang dalam menyikapi segala persoalan, baik tentang pandemi Covid-19 maupun situasi menjelang Pilkada Lamongan yang digelar 9 Desember mendatang.

"Saya menghimbau agar seluruh masyarakat Sarirejo tetap menjaga kesehatan dengan tetap menjaga protokol kesehatan," ujarnya.

Selain itu, Harsono juga mengajak penyuluh agama, tokoh agama, dan masyarakat selalu menjaga kondisi wilayah Sarirejo. "Sampaikan informasi dari pemerintah dengan bahasa agama, sehingga masyarakat menjadi tenang dan nyaman, apalagi di saat pandemi Covid-19 dan menjelang Pilkada Lamongan," pungkasnya. (qom/rev)