Kerangka Manusia Tanpa Identitas Diduga Korban Bunuh Diri Ditemukan di Gunung Gedang Blitar

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Kamis, 29 Oktober 2020 21:01 WIB

Petugas melakukan identifikasi terhadap kerangka korban.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Sesosok mayat tanpa identitas yang tinggal kerangkanya saja ditemukan di kawasan Hutan Petak 4 Gunung Gedang Desa Gadungan Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Minggu (19/10). Saat ditemukan, kondisi mayat sangat mengenaskan. Tubuhnya yang tinggal kerangka menggantung pada seutas tali berwarna biru yang dikaitkan ke pohon awar-awar.

"Kondisi Mr. X sudah tinggal kerangka dan sebagian tulang sudah terlepas. Mayat posisi menggantung di sebuah pohon awar-awar, terdapat tali plastik warna biru yang melilit leher. Posisi tengkorak kepala masih menggantung, sedangkan badannya sudah terlepas. Posisi kedua kaki menekuk," ujar Kasubag Humas Polres Blitar AKP Imam Subechi.

Penemuan mayat pertama kali diketahui oleh saksi Nur Adka yang sedang mencari anggrek liar di sekitar lokasi. Saksi kemudian melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Gandusari.

Dis ekitar TKP ditemukan sebuah tas ransel warna hitam yang berisi charger HP warna putih, sarung motif kotak-kotak warna coklat, minyak rambut, kemeja batik warna kuning kecoklatan, senter kepala warna hitam, sandal slop warna hitam, dan pencukur rambut. Namun, di dalam tas ransel maupun pakaian korban tidak ditemukan satu pun identitas.

"Dari hasil pemeriksaan petugas, Mr. X diperkirakan meninggal lebih dari 10 hari. Korban diperkirakan berjenis kelamin laki-laki, terlihat dari pakaian dan barang barang bawaan milik Mr. X. Mr. X meninggal diduga akibat gantung diri, karena posisi Mr. X tergantung dengan menggunakan tali plastik warna biru pada bagian leher," imbuhnya.

Petugas sempat kesulitan melakukan evakuasi, karena lokasi hanya bisa dijangkau dengan jalan kaki. Setelah berhasil dievakuasi, jasad Mr. X kemudian dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Sementara pihak kepolisian meminta agar warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri memakai baju lengan panjang warna biru dan celana panjang warna abu-abu seperti yang dikenakan korban untuk segera melapor. (ina/rev)