Gelar Hipnoterapi Tangguh Semeru Secara Massal, Polres Mojokerto Raih Penghargaan Rekor dari Leprid

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Rochmad Aris
Sabtu, 24 Oktober 2020 19:13 WIB

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander saat mengangkat piala. (foto: ist)

MOJOKERTO, BANGSAONLIE.com - Kegiatan hipnoterapi yang diprakarsai dan diselenggarakan oleh Polres Mojokerto di Aula Hotel Ayola Kota Mojokerto mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Rekor Indonesia Dunia (Leprid), Sabtu (24/10/2020).

Penganugerahan dari Leprid tersebut sebagai bentuk apresiasi atas terobosan yang dilakukan Polres Mojokerto sebagai pemrakarsa program inovatif peningkatan disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 melalui kegiatan Hipnoterapi Tangguh Semeru secara massal dan serentak di 236 desa se-Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan yang diikuti secara aktif oleh kurang lebih 10.000 peserta yang tersebar di 270 lebih titik pada 236 desa di Kabupaten Mojokerto ini menjadi terobosan kreatif yang dilakukan oleh Polres Mojokerto untuk menjadikan masyarakat lebih disiplin akan prokes Covid-19.

Ketua Umum sekaligus Pendiri Leprid, Paulus Pangka, S.H., mengatakan bahwa ini adalah kegiatan hipnoterapi satu-satunya di Indonesia yang diselenggarakan secara massal dan serentak dan online dengan melibatkan peserta 236 desa se-Kabupaten Mojokerto.

"Tak kurang 10.000 orang yang mengikuti, bahkan bisa dikatakan ini yang pertama kali ada di dunia," ujarnya, Sabtu (24/10/2020).

Sementara itu, Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, dari berbagai kegiatan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilakukan Polres Mojokerto, Hipnoterapi Tangguh Semeru ini adalah perwujudan hasil evaluasi kegiatan yang telah dilakukan untuk mencapai hasil yang maksimal dalam menyadarkan masyarakat akan pentingnya disiplin prokes Covid-19.

Ia menambahkan, melalui Hipnoterapi Tangguh Semeru ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat untuk lebih sadar dan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Masing-masing peserta yang mengikuti kegiatan ini diharapkan mampu menjadi duta prokes bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat sekitarnya dalam mewujudkan disiplin prokes Covid-19," ujarnya.

"Semoga kita semua yang mengikuti kegiatan ini terlindung dari virus yang membahayakan ini, dan kita bisa menjaga keluarga dan lingkungan kita," tukasnya. (ris/zar)