​Santri Jawa Timur Luncurkan Aplikasi Muslim NUKU.id

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Didi Rosadi
Jumat, 23 Oktober 2020 22:33 WIB

Para santri yang tergabung dalam Komunitas digital NU Hub Digital Valley meluncurkan aplikasi Muslim NUKU.id. (foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Masih dalam semangat Hari Santri Nasional (HSN) 2020, sejumlah santri di Jawa Timur melakukan gebrakan. Para santri yang tergabung dalam komunitas digital NU Hub Digital Valley Surabaya itu meluncurkan aplikasi Muslim NUKU.id.

Imam Syafi'i, Co Founder Muslim NUKU.id menjelaskan bahwa yang diluncurkan pihaknya adalah sebuah platform aplikasi harian yang mendukung pengguna dalam melakukan aktivitas rutin harian (daily apps).

"Kami merancang aplikasi ini agar setiap orang dapat melakukan segala aktivitas rutin harian melalui melalui smartphone dengan lebih enjoy. Di dalamnya terdapat berbagai fitur Islami, seperti Al Quran, panduan zikir, doa harian, jadwal salat, dan sebagainya," tutur Imam di sela-sela peluncuran Muslim NUKU.id di NU Hub Digital Valley, Surabaya, Jumat (23/10/2020).

Imam melanjutkan, selain aktivitas keagamaan, Muslim NUKU.id juga dapat digunakan sebagai aplikasi jual-beli melalui fitur halal marketplace. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk berpromosi dan membuka lapak usaha. Para pelaku usaha, baik itu perorangan atau komunitas pesantren dapat difasilitasi melalui aplikasi multimanfaat ini.

"Muslim NUKU.id aplikasi multimanfaat. Bisa untuk ibadah, usaha, sampai hiburan," imbuh Imam.

Head Engenering Muslim NUKU.id, Ali Fahmi mengungkapkan sederet fitur unggulan, target Muslim NUKU.id hingga tahun ini adalah sejuta user atau downloader, dan itu akan terus dikembangkan ke depannya. Target yang dicanangkan ini tentu bukan main-main.

"Target kita sampai tahun 2020 ini adalah satu juta user. Kita optimis target itu tercapai, karena baru diluncurkan saja sudah ada sekitar 700 yang download aplikasi ini. Dengan bantuan publikasi dari teman-teman media, saya yakin target itu tercapai tahun ini," pungkas Fahmi. (mdr/zar)