Tagih Janji Kapolres, Ribuan Santri Kembali Luruk Polres Pamekasan, Beri Waktu 3 x 24 Jam

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
Jumat, 09 Oktober 2020 20:28 WIB

Ribuan santri kembali mendatangi Mapolres Pamekasan menuntut agar pemilik akun Facebook Muhammad Izzul segera ditangkap.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Ribuan warga NU kembali mengepung Mapolres Pamekasan. Mereka menagih janji kapolres untuk segera mengusut tuntas kasus penghinaan kepada Ketua PCNU RKH Taufik Hasyim, Jumat (09/10/20).

Sebelumnya pada hari Minggu (04/10/20) lalu, ribuan santri juga mendatangi Mapolres Pamekasan dan memberikan waktu 3 x 24 jam kepada polres untuk segera menangkap dan mengusut tuntas pemilik akun Facebook Muhammad Izzul.

Dalam orasinya, salah satu Korlap Aksi Taufikur Rahman Khafi menegaskan, pihaknya datang kembali untuk mempertanyakan kelanjutan kasus penghinaan kepada RKH Taufiq Hasyim, Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan.

“Kami semua para alumni pesantren sangat tidak terima dengan fitnah kepada ketua PCNU Pamekasan dengan tuduhan simpatisan PKI, dan tolong segera dituntaskan," teriaknya di hadapan massa aksi.

Ia mempertanyakan kinerja kepolisian yang mempunyai alat canggih, namun sampai saat ini belum mampu menangkap pemilik akun Facebook Muhammad Izzul.

Sedangkan Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar yang langsung menemui massa aksi berjanji akan berusaha sekeras mungkin mengusut tuntas pelaku penghinaan terhadap salah satu kiai panutan warga Nahdliyin di Pamekasan itu.

“Tolong beri kami waktu untuk menangani kasus ini. Dukungan dan doa semua pihak kami harapkan dalam menuntaskan kasus ini,” kata AKBP Apip.

Dalam aksi ribuan santri yang berjalan damai dan sejuk itu, massa dibagi dua. Santri perempuan berangkat dari depan Stadion R. Soenarto, dan santri laki-laki berangkat dari depan pendopo wakil bupati di Jalan Jokotole Pamekasan menuju ke mapolres. (yen/ian)