Demo Polres, Ribuan Santri Minta Kasus Penghinaan Terhadap Ketua PCNU Pamekasan Diusut Tuntas

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yeyen
Minggu, 04 Oktober 2020 19:31 WIB

Massa saat berorasi di depan kantor Polres Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren menggelar demo di Mapolres Pamekasan mendesak kapolres untuk segera mengusut tuntas kasus penghinaan kepada RKH. Taufik Hasyim, Ketua PCNU Pamekasan, Minggu (04/10/20).

Ribuan santri ini tidak terima RKH. Taufik Hasym dihina dan dilecehkan oleh pemilik akun Facebook Muhammad Izzul.

Bahkan massa memberikan waktu waktu 3x24 jam kepada Kapolres Pamekasan untuk segera menangkap pelaku penghinaan dan pelecehan kepada Ketua PCNU Pamekasan dengan menyebut sebagai simpatisan PKI.

"Segera usut tuntas dan tangkap pemilik akun Facebook Muhammad Izzul yang telah menghina kiai kami. Jika dalam waktu 3 x 24 jam kapolres tidak menangkap pemilik akun Facebook yang bernama Muhammad Izzul, kami akan kembali drngan masaa yang kebih besar," teriak korlap aksi, Gus Muhklis.

Gus Muhklis menyayangkan terjadinya kasus penghinaan melalu medsos terhadap kiai di Pamekasan. Sebab, sebelumnya kasus serupa juga terjadi menimpa RKH Mudatstsir Badrudin, Pengasuh Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen.

“Kami semua para alumni pesantren sangat tidak terima dengan fitnah kepada Ketua PCNU Pamekasan dengan tuduhan Simpatisan PKI,” teriaknya di hadapan massa aksi.

Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar yang menemui massa aksi menjelaskan, pihaknya telah mengerahkan tim khusus untuk mengusut tuntas pelaku penghinaan terhadap salah satu kiai panutan warga Nahdliyin di Pamekasan itu.

“Kami sudah punya tim khusus untuk menangani kasus ini. Namun, dukungan semua pihak kami harapkan dalam menuntaskan kasus ini,” kata Kapolres Pamekasan

Setelah mendengarkan janji Kapolres Pamekasan, seluruh massa aksi akhirnya membubarkan diri dengan tertib di bawah pengawalan aparat Polres Pamekasan. (yen/rev)