​Nulis Tafsir Al-Quran di Media Massa, Kiai Mustain Syafii: Yang Paling Sulit Mengaktualkan

Editor: MMA
Minggu, 04 Oktober 2020 12:53 WIB

Dr. KH. Ahmad Mustain Syafii, M.Ag. foto: ist.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Dr. KH. Ahmad Mustain Syafii, M.Ag., Pengasuh Rubrik Tafsir Al-Quran Aktual di HARIAN BANGSA, menegaskan bahwa yang paling sulit menulis Tafsir Al-Quran di media massa adalah sikap istiqamah dan mengaktualkan.

“Kalau rujukan tafsir banyak. Tapi istiqamah dan mengalktualkan itu yang sulit,” kata Kiai Musta’in Syafii dalam Webinar bertema Tafsir Al-Quran Aktual Kemasyarakatan di Media Massa yang digelar tafsiralquran.id, Ahad (4/9/2020).

Karena itu, ia mencatat setiap peristiwa aktual yang dijumpai dalam kehidupan sehar-hari. Ia mencontohkan saat ke luar negeri. Saat berjalan di suatu tempat ia melihat seorang cewek menuntun anjing. “Di belakang cewek itu ada orang tua,” tutur Mudir Madrasatul Quran Tebuireng Jombang Jawa Timur itu.

Tiba-tiba anjing itu mengeluarkan kotoran. Tapi si cewek itu terus berjalan sambil menyeret anjingnya. Yang menarik, justru orang tua yang berjalan di belakang cewek itu yang membersihkan kotoran anjing yang tercecer di jalan.

“Orang tua itu mengambil tisu dari tasnya. Lalu mengambil kotoran anjing itu dan membuang ke sampah,” kata kiai yang Hafidz (hafal al-Quran 30 juz) itu.

“Jadi dia (orang tua) itu tidak bengok-bengok, e.. kirik’e (anjingnya buang kotoran),” tambah Kiai Mustain Syafii sembari menegaskan bahwa perbuatan orang tua itu Islamis, meski dia belum tentu muslimah.

Nah, peristiwa seperti itulah yang kemudian dicatat oleh Kiai Mustain untuk mengaktualkan Tafsir Al-Quran yang ditulisnya. “Nanti kalau saya menulis ayat Wa’amilusshalihati, (peristiwa) itu jadi contoh," katanya.

Kiai Mustain Syafii selain dikenal sebagai pakar dan ahli tafsir, juga sangat produktif menulis Tafsir Al-Quran. Tiap hari ia menulis Tafsir Al-Quran Aktual di HARIAN BANGSA, surat kabar berkantor di Surabaya yang beredar di seluruh Jawa Timur dan sebagian di Jawa Tengah. Sebagian materi dari Tafsir Al-Quran Aktual itu dimuat di bangsaonline.com. (bersambung)