Diduga Sakit, Seorang Nenek di Tuban Ditemukan Meninggal di Tempat Kerja

Editor: Gunawan Wihandono
Wartawan: Munif Heri
Selasa, 22 September 2020 22:44 WIB

Jenazah korban saat hendak dievakuasi.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Nasib nahas menimpa Ratmi, warga Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Nenek berusia 79 tahun tersebut ditemukan meninggal dunia di tempat kerjanya di PT Bambu Kuning, yang berada di Desa Jarorejo, kecamatan setempat, Selasa (22/9).

Jasad perempuan nahas tersebut pertama kali ditemukan Tarminah yang juga sebagai rekan kerja korban. Selepas jam istirahat siang, Tarminah mengetahui korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam gudang.

Tarminah mengatakan, bahwa sebelumnya Ratmi bekerja seperti biasa. Namun saat jam istirahat siang, tiba-tiba korban mengeluh pusing dan mual. Selanjutnya, korban beristirahat sejenak dan tidur siang. Ketika jam istirahat selesai, dirinya mencoba membangunkan korban yang terlelap tidur.

"Saat saya bangunkan sudah tidak ada respons, sehingga langsung saya memanggil teman-teman yang lain. Awalnya mengeluh sakit kepala dan mual, sehingga dia (Ratmi red) pamit untuk tidur sebentar," tutur Tarminah.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas kepolisian Polsek Kerek bersama tim medis setempat langsung menuju ke lokasi yang dimaksud untuk melakukan olah TKP dan evakuasi korban.

Berdasar data yang diperoleh dari medis, almarhumah merupakan korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan jantung. Korban merupakan pasien tetap di Puskesmas Gaji.

"Korban diduga meninggal karena sakitnya kambuh, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan," ujar Wakapolsek Kerek Ipda Supriyadi.

Selanjutnya, petugas langsung menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, setelah sebelumnya pihak keluarga menolak untuk diadakan autopsi, dan menganggap peristiwa sebagai musibah.

"Sudah kita serahkan kepada keluarga, dan dimakamkan," pungkas Supriyadi. (mun/gun)